Bersih-bersih Bea Cukai, Purbaya Lantik 36 Pejabat Baru

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 28 Jan 2026, 21:15
thumbnail-author
Muslimin Trisyuliono
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa

Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa melantik jajaran pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Rabu  28 Januari 2026. 

Pelantikan tersebut berdasarkan pada Keputusan Menteri Keuangan Nomor 36 Tahun 2026 tentang Mutasi dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Kementerian Keuangan.

“Pada hari ini, Rabu, tanggal 28 Januari 2026, saya Menteri Keuangan dengan ini secara resmi melantik saudara-saudara dalam jabatan yang baru di lingkungan Kementerian Keuangan,” ujar Purbaya dalam sambutannya.

Purbaya menegaskan, pengangkatan jabatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan merupakan tugas negara dan amanah publik yang harus dipertanggungjawabkan secara profesional.

Baca juga: Purbaya Tegaskan Fundamental Ekonomi RI Kuat, Bea Cukai hingga DJP Dirotasi Besar-besaran

Menurutnya, perombakan jabatan dilakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas aparatur negara dan berkontribusi mendorong Indonesia menjadi negara maju. 

Untuk itu, ia meminta para pejabat yang baru dilantik menjalankan tugas dengan penuh integritas, dedikasi dan tanggung jawab.

“Saya mengucapkan selamat kepada saudara-saudara yang dilantik. Amanah ini tidak ringan dan tidak semua orang mendapatkan kepercayaan ini,” kata Purbaya.

Ada sebanyak 36 pejabat pimpinan tinggi pratama dilantik dan ditempatkan di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC), Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN), Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb), serta Direktorat Jenderal Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan (DJSPSK).

Seperti diketahui, Purbaya menyampaikan akan merombak besar-besaran DJBC dan DJP. 

Bendahara Negara itu menyebut langkah tersebut sebagai langkah menekan kebocoran penerimaan negara.

"Jadi kita mesti kerjakan lebih baik lagi dalam pengumpulan pajak. Sebentar lagi Bea Cukai Dan pajak akan saya obrak-abrik," ucap Purbaya, Selasa 27 Januari 2026. 

Baca juga: Purbaya: IHSG Jatuh karena MSCI, Ini Hanya Syok Sesaat

Lebih lanjut, Purbaya mengatakan bahwa dirinya ingin merombak besar-besaran sejak tahun lalu. 

Namun, Purbaya belum terlaksana karena baru bergabung dalam pemerintahan pada September 2025.

"Tahun lalu saya baru masuk September, kalau obrak-abrik bulan itu kan kita kacau masih Di tahap akhir dari pengumpulan pajak," ungkap Purbaya.

"Tapi saya yakin dengan perbaikan orang-orang pajak dan Bea Cukai nanti ke depan tax ratio kita akan meningkat dengan signifikan," lanjutnya.

x|close