Inggris Bakal Investasi Rp90 Triliun, Fokus Maritim dan Kampung Nelayan

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 22 Jan 2026, 19:00
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Tim Redaksi
Editor
Bagikan
Prabowo dan Raja Charles III Prabowo dan Raja Charles III (Istimewa)

Ntvnews.id, Jakarta - Pemerintah Indonesia mengungkap bentuk komitmen kerja sama investasi dengan Inggris yang nilainya disebut mencapai Rp90 triliun dalam lawatan Presiden Prabowo Subianto ke negara tersebut. Kerja sama itu dinilai strategis karena menyasar sektor maritim, khususnya penguatan industri perikanan nasional dan peningkatan kesejahteraan nelayan.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan hal tersebut saat memberikan keterangan kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis, 22 Januari 2026.

“Ya jadi komitmen kerja sama dengan pemerintah Inggris dalam lawatan Bapak Presiden kali ini meskipun memang pembicaraan itu sudah dimulai dari beberapa waktu yang lampau, salah satunya adalah kerja sama di bidang maritim yaitu pembuatan kapal-kapal tangkap ikan," ujar Prasetyo.

Baca Juga: Trump Ngaku Sudah Buka Obrolan dengan NATO Greenland, Apa Itu?

Ia menjelaskan, kerja sama tersebut mencakup pembangunan kapal tangkap ikan dalam jumlah besar untuk mendukung optimalisasi potensi laut Indonesia.

“Kurang lebih jumlahnya kalau kita bicara unit kurang lebih 1.500 kapal sebagaimana yang pernah kami sampaikan bahwa tiga per empat wilayah negara kita adalah lautan jadi kita ingin betul-betul meningkatkan potensi laut kita yang itu tentu saja nanti kita berharap akan meningkatkan kesejahteraan saudara-saudara kita yang berprofesi sebagai nelayan," katanya.

Menurut Prasetyo, kerja sama dengan Inggris ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kesejahteraan nelayan, tetapi juga memiliki dimensi strategis dalam memperkuat ketahanan pangan nasional berbasis protein laut.

“Tapi juga lebih daripada itu kita ingin mengejar peningkatan produksi protein kita yang berbasis ikan dari laut kita, karena asupan protein kita dari sisi ikan itu masih cukup rendah jadi ini adalah sebuah kerja sama yang betul-betul sangat strategis gitu," ujarnya.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi <b>(NTVnews)</b> Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi (NTVnews)

Selain pengadaan kapal, Prasetyo menyebut kerja sama tersebut juga berkaitan dengan program renovasi dan modernisasi kampung nelayan di berbagai daerah di Indonesia.

“Ya kalau berkenaan dengan masalah kampung nelayan jadi kita sedang membangun kurang lebih seratus kampung nelayan di seluruh wilayah tanah air yang mungkin dalam waktu dekat ini juga sudah selesai," kata Prasetyo.

Ia menjelaskan, konsep kampung nelayan yang dibangun pemerintah mengusung pendekatan terpadu dan modern.

“Nah kita harapkan kampung-kampung nelayan ini memang kita modernisasi ya yang biasanya selama ini apa belum memiliki dermaga kita buat dermaga, yang tidak memiliki cold storage nelayan-nelayan kita kita bangunkan dalam satu paket itu ada cold storage-nya, kemudian di situ juga ada kapal yang memang bagian dari program kampung nelayan ini yang harapannya itu bisa mengambil atau kapal menghasilkan tonase yang lebih besar gitu termasuk SPBU-SPBU-nya yang berada dalam satu kawasan gitu," ujarnya.

Baca Juga: Lagi, Banjir Hantam Bekasi

Prasetyo menegaskan, pemerintah berharap program ini dapat mendorong peningkatan pendapatan nelayan sekaligus memperkuat pasokan protein nasional.

“Jadi kita berharap dengan ini pendapatan para nelayan kita meningkat, hasil tangkapan juga meningkat tadi untuk meningkatkan asupan protein kita yang nanti ini bisa dikelola dalam bentuk koperasi-koperasi Desa Merah Putih khusus di kampung-kampung nelayan ini. Begitu terima kasih," tutup Prasetyo.

x|close