Ntvnews.id, Jakarta - Representative Office 2 Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT) sebagai pengelola Ruas Tol Dalam Kota Jakarta dan Jasamarga Tollroad Operator (JMTO) bersama Kepolisian melakukan pengamanan lalu lintas imbas gelaran aksi unjuk rasa di sekitar Gedung MPR/DPR.
Jumlah massa terus bertambah hingga sore ini pukul 17.00 WIB yang yang terpusat di kawasan depan Gedung MPR/DPR.
Hal ini menyebabkan kepadatan di Jalan Tol Dalam Kota, khususnya jelang akses keluar tol Kuningan hingga Senayan atau MPR/DPR.
Sebagai bentuk antisipasi, atas diskresi Kepolisian, mulai pukul 17.13 WIB, pengguna jalan dari Ruas Tol Jagorawi dan Jakarta-Cikampek yang hendak menuju Arah Slipi, diarahkan untuk melanjutkan perjalanan ke arah Tj. Priok atau menghindari Ruas Tol Cawang-Tomang-Pluit.
Sedangkan arah sebaliknya, pengguna jalan yang mengarah ke Cawang diarahkan putar balik di KM 12+400.
Baca juga: Kadiv Propam Gandeng Komnas HAM Usut 7 Brimob Lindas Driver Ojol
Baca juga: Mobil Polisi Dirusak Massa Aksi di Depan Polda Metro Jaya
"Demi keselamatan dan keamanan pengguna jalan, atas diskresi Kepolisian, Jalan Tol Cawang-Tomang-Pluit untuk sementara kami lakukan pengalihan lalu lintas selama aksi unjuk rasa berlangsung. Kami mengimbau pengguna jalan untuk menghindari Ruas Tol Cawang-Tomang-Pluit sampai selesainya aksi unjuk rasa," Ujar Ginanjar Rakhmanto selaku Senior Manager Representative Office 2 JMT dalam keterangan resminya, Jumat 29 Agustus 2025.
Jasa Marga memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Demi keamanan, untuk sementara waktu, pengguna jalan diimbau untuk menghindari Ruas Tol Dalam Kota, khususnya sekitar kawasan Semanggi dan Senayan sampai dengan berakhirnya aksi masa.
Antisipasi jadwal dan arah perjalanan, serta terus perbaharui informasi terkini melalui media sosial resmi Jasa Marga, live cctv melalui aplikasi TRAVOY dan call center 24 jam Jasa Marga Group di 14080, serta mematuhi rambu dan arahan petugas di lapangan.