Ntvnews.id, Jakarta - Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) diperkirakan bergerak fluktuatif pada perdagangan sepekan.
Pengamat Ekonomi, Mata Uang, dan Komoditas Indonesia, Ibrahim Assuaibi, mengatakan emas Antam berpotensi turun hingga Rp2,39 juta per gram dan penguatan mencapai Rp2,69 juta per gram.
Ibrahim menjelaskan, harga emas Antam ditutup pada Sabtu, 24 Oktober 2026, di level Rp2.525.000 per gram.
Apabila mengalami koreksi, harga emas Antam berpotensi turun ke level Rp2.505.000 per gram. Level tersebut mencerminkan penurunan sekitar Rp20.000 dari posisi penutupan.
Baca juga: Harga Emas Antam Jelang Akhir Pekan Merosot Lagi ke Level Rp2,54 Juta per Gram
"Jadi ada penurunan itu Rp20.000. Dalam satu minggu penurunannya kemungkinan di Rp2.390.000 itu apabila turun," ucap Ibrahim dalam kajiannya dikutip, Senin 26 Oktober 2026.
Kendati demikian, Ibrahim menegaskan peluang penguatan harga emas tetap terbuka.
Apabila harga emas Antam dapat menguji level resistensi pertama di Rp2.545.000 per gram atau meningkat sekitar Rp20.000 dari posisi penutupan.
Kemudian bila penguatan berlanjut, harga emas Antam diproyeksikan mencapai Rp2.690.000 per gram dalam sepekan ke depan.
"Dalam satu minggu itu di Rp2.690.000 per gram," ujarnya.
Baca juga: Harga Emas Antam Hari Ini Anjlok Lagi, Makin Jauh dari Rp2,6 Juta
Adapun untuk emas dunia, Ibrahim memperkirakan harga akan diperdagangkan dalam rentang USD3.884 hingga USD4.138 per troy ounce pada pekan depan.
Pergerakan harga emas Antam diperkirakan berada di kisaran Rp2.390.000 hingga Rp2.690.000 per gram.
"Jadi emas dunia sepekan itu ditransaksikan di 3.884 sampai di 4.138. Kemudian logam mulia sendiri kemungkinan ditransaksikan di Rp2.390.000 per gram sampai di Rp2.690.000 per gram," tandasnya.
Pekerja menunjukkan emas batangan di Jakarta (Antara)