Ntvnews.id, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang melanjutkan penguatan pada perdagangan Senin, 26 Oktober 2026.
Pada penutupan perdagangan sebelumnya Jumat 23 Oktober 2026, IHSG melanjutkan penguatan sebesar 0,95 persen ke 5,439 dan telah mencapai target penguatan minimal sebelumnya.
MNC Sekuritas dalam proyeksinya menyebut peluang penguatan lanjutan masih terbuka apabila IHSG mampu menembus level resistance 5.458. Jika berhasil melewati level tersebut, indeks berpotensi melanjutkan penguatan menuju 5.561.
"Peluang penguatan lanjutan terbuka jika IHSG mampu menembus resistance 5.458, dengan target berikutnya di 5.561. Namun, waspadai potensi koreksi ke area 5.350–5.827," tulis MNC Sekuritas.
Meski demikian, investor perlu mewaspadai potensi koreksi IHSG ke area 5.350–5.827.
Adapun level support IHSG berada di 5.185 dan 4.915, sedangkan resistance berada di 5.460 dan 5.563.
Baca juga: Hendri Satrio: Penguatan IHSG Sinyal Pemerintah Mulai Dipercaya Lagi
Baca juga: IHSG Dibuka Menguat Jelang Akhir Pekan ke Level 5.397
Di tengah proyeksi pergerakan IHSG tersebut, terdapat empat saham yang perlu dicermati diantaranya PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN), PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL), PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG), dan PT Gudang Garam Tbk (GGRM).
AMMN - Buy on Weakness
AMMN menguat 2,03 persen ke 4,030, didukung dominasi volume pembelian. Diperkirakan, posisi AMMN saat ini sedang berada pada bagian awal dari wave [i] dari wave C.
Buy on Weakness: 3,770-3,990
Target Price: 4,270, 4,510
Stoploss: below 3,560
BULL - Buy on Weakness
BULL menguat 6,21 persen ke 308, dengan volume pembelian yang masih dominan. Saat ini, posisi BULL diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave 4 dari wave (C).
Buy on Weakness: 270-294
Target Price: 330, 358
Stoploss: below 246
ENRG - Buy on Weakness
ENRG menguat 7,98 persen ke 880, dengan volume pembelian yang masih dominan meskipun mulai mengecil. Selama masih mampu berada di atas 805 sebagai stoplossnya, maka posisi ENRG saat ini diperkirakan sedang berada di awal wave 1 dari wave (C).
Buy on Weakness: 835-860
Target Price: 910, 990
Stoploss: below 805
GGRM - Trading Buy
GGRM menguat 1,19 persen ke 16,950, didukung dominasi volume pembelian dan pergerakan harga di atas MA20. Diperkirakan, posisi GGRM sedang berada pada bagian dari wave B dari wave (B).
Trading Buy: 16,850-16,925
Target Price: 17,425, 17,850
Stoploss: below 16,750.
Layar menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang menurun di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. (Antara)