Kemenhub Siapkan Teknologi Biometrik untuk Penumpang Bandara

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 8 Okt 2026, 15:58
thumbnail-author
Muslimin Trisyuliono
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Calon penumpang melihat layar monitor jadwal penerbangan yang ada di Terminal 2 keberangkatan Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Minggu (6/9/2026). (Foto: ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/YU) Calon penumpang melihat layar monitor jadwal penerbangan yang ada di Terminal 2 keberangkatan Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Minggu (6/9/2026). (Foto: ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/YU)

Ntvnews.id, Jakarta - Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan (Kemenhub), terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan penumpang di bandar udara melalui pemanfaatan teknologi. 

Salah satunya dengan menerapkan konsep Seamless Travel Journey berbasis biometrik.

Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Achmad Setiyo Prabowo, menegaskan bahwa kemudahan pelayanan harus tetap berjalan beriringan dengan keamanan penerbangan.

"Seamless bukan berarti mengurangi keamanan. Justru teknologi harus kita manfaatkan untuk memberikan pelayanan yang lebih mudah dan efisien, dengan tetap menjaga standar keamanan penerbangan serta melindungi data pribadi masyarakat," ucap Achmad dalam keterangan tertulis, Kamis 8 Oktober 2026.

Baca Juga: Bandara Soetta-Halim Ditutup Sampai Senin Pukul 23.59 WIB, Kemenhub: Demi Keselamatan

Baca Juga: Kemenhub Siapkan 10 Bandara Beroperasi 24 Jam untuk Pulihkan Penerbangan

Menurutnya, penerapan teknologi biometrik tidak hanya berkaitan dengan penggunaan perangkat atau sistem teknologi, tetapi juga harus didukung dengan tata kelola yang baik, perlindungan data pribadi, keamanan informasi, serta pembagian tanggung jawab yang jelas antar pihak yang terlibat.

“Yang paling penting adalah bagaimana teknologi ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Penumpang tidak perlu melalui proses yang berulang, tetapi di sisi lain seluruh aspek keamanan, perlindungan data, dan ketentuan yang berlaku tetap harus dipenuhi,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah I Kelas Utama, Putu Eka Cahyadhi, menyampaikan bahwa peningkatan kualitas pelayanan penumpang membutuhkan kerja sama berbagai pihak, mengingat perjalanan penumpang di bandar udara melibatkan sejumlah instansi dan penyelenggara layanan.

"Seamless Travel Journey bukan hanya tentang teknologi biometrik, tetapi bagaimana seluruh layanan di bandar udara dapat berjalan secara lebih terpadu. Karena itu, diperlukan kolaborasi agar teknologi yang diterapkan benar-benar memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi masyarakat,” tandasnya.

x|close