Ntvnews.id, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali bergerak di zona merah pada perdagangan Kamis 1 Oktober 2026.
Tekanan jual membuat indeks turun hingga berada di bawah level 6.050.
Berdasarkan data RTI Business yang terlihat pada pukul 10.23 WIB, IHSG melemah 31,866 poin atau 0,52 persen ke level 6.039.
Pada awal perdagangan, IHSG dibuka di level 6.062. Indeks sempat menguat hingga menyentuh level tertinggi 6.095, namun kemudian berbalik melemah dan menyentuh level terendah 6.032.
Baca Juga: Proyeksi IHSG Kamis 1 Oktober 2026 dan Rekomendasi Saham, Ada BBRI dan BRMS
Tekanan terhadap IHSG juga tercermin dari dominasi saham yang bergerak turun. Terdapat 410 saham melemah, sementara 219 saham menguat dan 149 saham stagnan.
Nilai transaksi tercatat mencapai sekitar Rp3,384 triliun, dengan volume perdagangan sekitar 15,415 miliar saham dan frekuensi transaksi sebanyak 591.326 kali.
Sebelumnya, sejumlah analis memperkirakan IHSG masih akan bergerak melemah pada perdagangan perdana Oktober.
MNC Sekuritas dalam kajiannya menyebut investor mencermati area koreksi terdekat IHSG yang berada pada level 6.050-6.079.
"IHSG saat ini sedang berada pada bagian dari wave c dari wave (y), cermati area koreksi terdekat yang berada pada level 6.050-6.079," tulis MNC Sekuritas pada Kamis 1 Oktober 2026.
Baca Juga: Proyeksi IHSG Rabu 30 September 2026 dan Rekomendasi Saham, Ada BBCA dan UNTR
Apabila IHSG masih mampu bertahan di atas level 6.013, indeks masih memiliki peluang untuk kembali menguat dan menguji area 6.152-6.196.
Adapun level support IHSG berada di 6.041 dan 5.984. Sementara resistance berada di level 6.297 dan 6.419.
Pekerja berjalan melewati refleksi layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin, 2 Februari 2026. IHSG perdagangan sesi I ditutup melemah 442,44 poin atau 5,31 persen ke posisi 7.887,16, dengan k (Antara)