Ntvnews.id, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih menghadapi tekanan pada perdagangan Jumat, 25 September 2026.
Pada penutupan perdagangan Kamis 24 September 2026 IHSG terkoreksi 1,2% ke level 6.298 dan disertai tekanan jual.
MNC Sekuritas dalam kajiannya memperkirakan posisi IHSG saat ini merupakan bagian dari wave a dari wave (x). Dengan kondisi tersebut, IHSG diproyeksikan terlebih dahulu menguji rentang area 6.208-6.258.
"Sehingga IHSG akan menguji dahulu rentang area 6.208-6.258," tulis MNC Sekuritas.
Sementara itu area penguatan terdekat IHSG berada di 6.322-6.344.
Baca juga: IHSG Kamis Pagi Dibuka Melemah ke Level 6.364
Baca juga: Proyeksi IHSG Kamis 24 September 2026 dan Rekomendasi Saham, Ada EMAS dan VKTR
Adapun level support IHSG berada di 6.267 dan 6.108. Sementara itu, level resistance berada di 6.440 dan 6.535.
Sejalan dengan proyeksi tersebut, sejumlah saham yang dapat dicermati diantaranya PT Vale Indonesia Tbk (INCO), PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA), dan PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG).
INCO
INCO terkoreksi 1,46 persen ke 4,720 dan disertai oleh munculnya tekanan jual, pergerakannya pun belum mampu menembus MA20. Selama INCO masih mampu berada di atas 4,600 sebagai stoplossnya, maka posisi INCO diperkirakan sedang berada di awal wave [c] dari wave B.
Trading Buy: 4,660-4,710
Target Price: 5,000, 5,300
Stoploss: below 4,600
MDKA
MDKA terkoreksi 0,65 persen ke 3,060 dan disertai oleh tekanan jual. Diperkirakan, posisi MDKA saat ini sedang berada pada bagian dari wave (v) dari wave [a] pada label hitam.
Buy on Weakness: 2,980-3,060
Target Price: 3,180, 3,210
Stoploss: below 2,930
SSIA
SSIA menguat 2,04 persen ke 1,750 dan masih didominasi oleh volume pembelian, namun pergerakannya belum mampu menembus MA20. Dimemperkirakan, posisi SSIA saat ini sedang berada pada bagian dari wave [b] dari wave 2.
Buy on Weakness: 1,690-1,730
Target Price: 1,790, 1,830
Stoploss: below 1,640
TAPG
TAPG menguat 2,02 persen ke 2,020 dan disertai dengan munculnya volume pembelian. Selama TAPG masih mampu berada di atas 1,945 sebagai stoplossnya, maka posisi TAPG saat ini sedang membentuk bagian dari wave [b] dari wave 2.
Buy on Weakness: 1,970-2,000
Target Price: 2,150, 2,210
Stoploss: below 1,945.
Pengunjung melintas di depan layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jakarta, Jumat (10/4/2026). Pada sesi pembukaan perdagangan Jumat (10/4) pagi, IHSG naik 44,921 poin (0,61 persen) ke level 7.352,510 p (Antara)