Ntvnews.id, Jakarta - Setelah berhasil melewati berbagai uji ketahanan ekstrem dari JerryRigEverything, Samsung Galaxy Z Fold8 kini menjadi sasaran pembongkaran tim iFixit.
Hasilnya menunjukkan ponsel lipat terbaru Samsung ini masih memiliki sejumlah kendala serius dalam hal kemudahan perbaikan.
Sebelumnya, seperti dikutip dari GSM Arena, Jumat (14/8/2026), Galaxy Z Fold8 telah menjalani berbagai pengujian ekstrem, termasuk tekukan keras, benturan, serta paparan pisau dan pasir.
Kali ini, iFixit membongkar perangkat tersebut untuk melihat seberapa mudah komponen di dalamnya diperbaiki atau diganti.
Hasilnya, Galaxy Z Fold8 memperoleh skor reparabilitas 4 dari 10. Angka tersebut memang masih tergolong rendah jika dibandingkan dengan standar smartphone pada umumnya.
Namun, skor ini sedikit lebih baik dibandingkan Galaxy Z Fold7 yang hanya mendapatkan nilai 3 dari 10 pada tahun lalu.
Layar Lipat Masih Sulit Diperbaiki
Salah satu masalah terbesar Galaxy Z Fold8 terletak pada layar lipatnya. Menurut iFixit, proses penggantian layar masih sangat rumit dan berisiko menyebabkan kerusakan permanen.
Dalam proses pembongkaran, bezel plastik pada panel layar mengalami kerusakan. Kerusakan tersebut kemudian berdampak pada lapisan OLED hingga membuat seluruh unit layar tidak dapat digunakan.
Artinya, ketika terjadi masalah pada layar lipat, proses perbaikannya berpotensi menjadi pekerjaan yang mahal dan kompleks.
Baca Juga: Samsung Kebut Pengembangan One UI 9.5 untuk Galaxy S26, Kapan Dirilis?
Engsel Masih Rentan terhadap Debu
Galaxy Z Fold8 juga masih memiliki kelemahan dari sisi perlindungan terhadap debu. Meski mengantongi sertifikasi IP48, perangkat ini belum sepenuhnya terlindungi dari partikel debu berukuran kecil.
Dalam pembongkarannya, iFixit menemukan debu yang dapat masuk ke bagian engsel. Kondisi tersebut berpotensi membuat sejumlah komponen internal yang penting terpapar partikel asing.
Hal ini menjadi catatan tersendiri mengingat engsel merupakan salah satu komponen paling penting sekaligus paling kompleks pada smartphone lipat.
Ada Beberapa Sisi Positif
Meski demikian, bukan berarti Galaxy Z Fold8 sepenuhnya buruk dari sisi reparabilitas. iFixit menemukan beberapa perubahan yang cukup positif.
Samsung menggunakan sekrup Phillips standar di seluruh bagian Galaxy Z Fold8. Selain itu, panel belakang relatif mudah dilepas sehingga proses akses ke bagian dalam perangkat menjadi lebih sederhana.
Port USB-C juga dibuat modular dan tidak disolder langsung, sehingga penggantiannya dapat dilakukan dengan lebih mudah jika mengalami kerusakan.
Baterai Galaxy Z Fold8 pun dilengkapi tab penarik yang dirancang untuk membantu proses pelepasan. Namun, komponen tersebut disebut cukup mudah bengkok sehingga tetap membutuhkan kehati-hatian saat digunakan.
Secara keseluruhan, Galaxy Z Fold8 memang mengalami sedikit peningkatan dibandingkan generasi sebelumnya. Namun, layar lipat dan konstruksi engsel masih menjadi tantangan utama dalam proses perbaikannya.
Dengan skor 4/10 dari iFixit, Galaxy Z Fold8 menunjukkan smartphone lipat Samsung ini semakin mudah diperbaiki di beberapa bagian, tetapi masih jauh dari kata ideal dalam hal reparabilitas.
Samsung Galaxy Z Fold8 dibongkar iFixit. (Foto: Istimewa via GSM Arena)