Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memastikan pemerintah tidak akan mengabulkan seluruh usulan tambahan anggaran kementerian/lembaga (K/L) untuk tahun anggaran 2027 yang nilainya mencapai Rp900 triliun.
Purbaya mengatakan pemerintah akan mengevaluasi setiap permintaan anggaran sebelum memutuskan besaran yang akan disetujui.
"Nanti kita lihat mana yang pantas, mana yang nggak. yang jelas kita akan ada target defisitnya berapa selama defisitnya dipenuhi yaudah," ucap Purbaya, Kamis 2 Juli 2026.
Lebih lanjut, ia mengakui total usulan tambahan anggaran yang diajukan K/L berada di atas kemampuan fiskal pemerintah jika dibandingkan dengan target defisit APBN yang telah dirancang.
Baca juga:Purbaya Sebut SAL Pemerintah Akhir 2025 Capai Rp438,26 Triliun
"Tapi rasanya itu di atas defisit yang ada, mungkin kita akan lihat, tidak semuanya akan dipenuhi," lanjutnya.
Sebelumnya Badan Anggaran (Banggar) DPR RI mengumumkan kebutuhan tambahan anggaran K/L untuk 2027 yang telah disampaikan melalui komisi I hingga Komisi XIII.
Adapun total kebutuhan tambahan anggaran K/L tahun depan mencapai Rp984 triliun.
Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah mengatakan pagu belanja K/L pada 2027 dirancang sebesar Rp1.389,84 triliun.
Baca juga: Purbaya: Inflasi Juni Dipengaruhi Kenaikan Harga BBM dan Komoditas Pangan
Dalam pembahasannya sejumlah K/L mengajukan tambahan anggaran yang jika ditotal mencapai Rp984 triliun.
"Usulan dari berbagai pembahasan yang sudah disepakati antara komisi dengan mitra masing-masing, pagunya Rp 1.389,84 triliun, usulan tambahannya Rp 984 triliun," ungkap Said dalam rapat kerja dengan pemerintah terkait pembahasan pendahuluan RAPBN 2027, Senin 29 Juni 2026.
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memastikan pemerintah tidak akan mengabulkan seluruh usulan tambahan anggaran kementerian/lembaga (K/L) untuk tahun anggaran 2027 yang nilainya mencapai Rp900 triliun. (Ntvnews.id-Muslimin Trisyuliono)