Ini Daftar Perangkat Apple yang Harganya Tidak Naik

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 1 Jul 2026, 14:30
thumbnail-author
Jihan Dwicahya
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Ilustrasi - Beragam gawai produk Apple. Ilustrasi - Beragam gawai produk Apple. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Apple masih mempertahankan harga sejumlah produk andalannya, termasuk iPhone, Apple Watch, dan AirPods, meskipun perusahaan telah menaikkan harga beberapa perangkat lain akibat meningkatnya biaya komponen serta berlanjutnya kelangkaan memori di pasar global.

Mengutip laporan Engadget pada Selasa, 30 Juni 2026, penyesuaian harga sudah diberlakukan pada sejumlah produk Mac dan iPad. Salah satu yang mengalami kenaikan terbesar adalah Mac Studio M3 Ultra dengan tambahan harga mencapai 1.300 dolar AS atau sekitar Rp23,3 juta. Sementara itu, MacBook Neo mengalami kenaikan sebesar 100 dolar AS atau sekitar Rp1,79 juta.

Di sisi lain, harga iPhone yang dijual melalui Apple Store masih belum berubah. Seluruh lini mulai dari iPhone 16 hingga iPhone 17 Pro Max tetap dipasarkan dengan banderol yang sama seperti sebelumnya. Model iPhone 17e yang menjadi varian paling terjangkau juga masih dijual mulai 599 dolar AS atau sekitar Rp10,7 juta.

Kebijakan serupa juga berlaku pada lini jam tangan pintar Apple. Hingga saat ini, harga Apple Watch Series 11, Apple Watch SE 3, Apple Watch Ultra 3, serta varian premium Hermès belum mengalami penyesuaian.

Baca JugaApple Dikabarkan Tunda Peluncuran iPhone 18 Standar hingga 2027

Apple Watch SE 3 masih dipasarkan mulai 249 dolar AS atau sekitar Rp4,47 juta. Adapun Apple Watch Hermès Ultra 3 tetap dijual mulai 1.399 dolar AS atau sekitar Rp25,1 juta.

Produk audio AirPods juga masih mempertahankan harga lama. AirPods 4 misalnya, tetap ditawarkan dengan harga 129 dolar AS atau sekitar Rp2,31 juta. Selain itu, sejumlah perangkat pendukung seperti Studio Display, AirTag, dan aksesori komputer Apple lainnya juga belum mengalami kenaikan harga.

Sebelumnya, Apple mengakui industri teknologi global tengah menghadapi tantangan akibat pasokan chip dan memori yang masih terbatas. CEO Apple Tim Cook dalam wawancara dengan The Wall Street Journal awal bulan ini mengungkapkan bahwa tekanan biaya membuat kenaikan harga menjadi semakin sulit dihindari.

Sepanjang tahun ini, Apple telah memperbarui sejumlah lini produknya melalui peluncuran MacBook Neo, MacBook Air dengan chip M5, MacBook Pro M5 Pro dan M5 Max, serta iPad Air M4.

Baca JugaApple Siapkan iPhone Edisi 20 Tahun dengan Tombol Solid-State

Perusahaan juga diperkirakan akan memperkenalkan generasi terbaru iPhone dan Apple Watch dalam acara peluncuran tahunan yang biasanya digelar pada musim gugur di Amerika Serikat.

Sejumlah analis menilai keputusan Apple mempertahankan harga iPhone dan Apple Watch saat ini kemungkinan berkaitan dengan persiapan peluncuran produk generasi berikutnya. Perangkat baru tersebut diperkirakan hadir dengan peningkatan spesifikasi dan fitur yang dapat diikuti penyesuaian harga.

Lembaga riset TechInsights bahkan memperkirakan harga iPhone 18 Pro berpotensi naik hingga 270 dolar AS atau sekitar Rp4,84 juta dibandingkan generasi sebelumnya guna menjaga margin keuntungan perusahaan di tengah kenaikan biaya produksi.

Selain itu, berbagai laporan juga menyebut Apple Watch Series 12 dan Apple Watch Ultra 4 kemungkinan dibekali sensor serta fitur baru yang berpotensi mendorong kenaikan harga saat resmi diluncurkan.

Untuk perangkat berukuran kecil seperti AirPods, AirTag, dan Apple Pencil, dampak kenaikan biaya komponen diperkirakan tidak terlalu besar karena kebutuhan memorinya jauh lebih rendah dibandingkan ponsel pintar maupun komputer.

Meski menghadapi tekanan biaya yang meningkat, Tim Cook menegaskan Apple masih berupaya menjaga harga produk agar tetap terjangkau bagi konsumen.

"Kami telah berusaha melindungi pelanggan dari kenaikan biaya, tetapi situasinya kini menjadi tidak berkelanjutan," ujar Cook.

(Sumber: Antara)
 
 
 
x|close