Program Magang Nasional Tahap II 2026 Segera Dibuka, Menaker Siapkan Kuota 150 Ribu Peserta

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 22 Jun 2026, 22:45
thumbnail-author
Muslimin Trisyuliono
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menyampaikan bahwa pemerintah resmi melanjutkan program magang nasional tahap II tahun 2026 dengan target menjangkau 150 ribu peserta. Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menyampaikan bahwa pemerintah resmi melanjutkan program magang nasional tahap II tahun 2026 dengan target menjangkau 150 ribu peserta. (Ntvnews.id-Muslimin Trisyuliono)

Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menyampaikan bahwa pemerintah resmi melanjutkan program magang nasional tahap II tahun 2026 dengan target menjangkau 150 ribu peserta. 

Selain itu, pemerintah juga memperluas program pelatihan vokasi yang menyasar 220 ribu lulusan SMA dan SMK serta 50 ribu pekerja terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK).

"Disetujuinya program pemagangan nasional untuk angkatan kedua tahun 2026 sesuai dengan yang diusulkan itu adalah 150 ribu orang," ucap Yassiierli dalam konferensi pers, Senin 22 Juni 2026.

"Kemudian pelatihan vokasi nasional dengan target besar 220 ribu dengan target kita fokus itu adalah lulusan SMA, SMK dan 50 ribu orang adalah untuk mereka yang terkena PHK," lanjutnya.

Baca juga: Pemerintah Gelontorkan Rp1,54 T untuk Diskon Transportasi Libur Sekolah dan Nataru

Menurutnya, Kementerian Ketenagakerjaan saat ini tengah mempersiapkan pelaksanaan program agar berjalan lebih efektif dibandingkan tahap sebelumnya. 

Yassierli menjelaskan dua tantangan utama yang menjadi perhatian pemerintah adalah sebaran calon peserta magang di berbagai daerah serta distribusi bidang kejuruan atau profesi yang menjadi lokasi magang peserta.

"Kita memiliki beberapa PR terkait dengan bagaimana kita melakukan improvement pada tahun 2026 ini terkait dengan yang pertama sebaran dari calon peserta magang nantinya. Dan kemudian yang kedua terkait dengan sebaran kejuruan atau terkait dengan profesi tempat yang bersangkutan magang," jelasnya.

Program magang dan vokasi berfokus pada Ketenagakerjaan dan Kelas Menengah, diarahkan langsung pada penguatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan penyerapan tenaga kerja, terdapat dua kebijakan.

Baca juga: Airlangga Umumkan 8 Stimulus Ekonomi Semester II 2026 Senilai Rp26,34 Triliun

Program Magang Nasional tahap II akan dimulai pada bulan Juli 2026 dengan alokasi anggaran sebesar Rp4,14 triliun yang akan menyasar 150.000 peserta fresh graduate perguruan tinggi.

Sementara Pelatihan Vokasi pemerintah menyiapkan anggaran sebesar Rp2,12 triliun untuk mendanai program-program peningkatan keterampilan dan kompetensi ketenagakerjaan. 

Target prioritas dari program ini difokuskan secara khusus kepada 220.000 lulusan SMK agar mereka siap kerja, serta perlindungan bagi 50.000 pekerja yang terdampak PHK agar mereka mendapatkan jembatan keterampilan baru untuk kembali ke dunia kerja.

x|close