Ntvnews.id, Jakarta - PT Finnet Indonesia (Finpay), anak usaha Telkom Group, menjalin kolaborasi dengan Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) untuk mengembangkan transformasi layanan digital yang ditujukan bagi pekerja migran Indonesia (PMI). Kerja sama ini difokuskan pada penguatan sistem pembayaran digital yang lebih aman, terintegrasi, dan mudah diakses oleh para pekerja migran maupun keluarganya di tanah air.
Direktur Utama PT Finnet Indonesia, Rakhmad Tunggal Afifuddin, mengatakan kebutuhan terhadap layanan keuangan digital yang andal semakin penting seiring meningkatnya mobilitas pekerja migran dan transaksi remitansi lintas negara. Menurutnya, pengembangan layanan tersebut harus mengedepankan aspek keamanan, kemudahan penggunaan, serta integrasi antarinstansi.
"Digitalisasi layanan keuangan bagi PMI harus dibangun di atas tiga aspek utama, keamanan sistem, kemudahan akses, dan integrasi lintas lembaga," katanya dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu, 21 Februari 2026.
Melalui integrasi sistem pembayaran Finnet ke dalam platform layanan KP2MI, proses pengiriman uang dari pekerja migran kepada keluarga di Indonesia diharapkan dapat berlangsung lebih cepat, transparan, dan memiliki tingkat keamanan yang lebih tinggi. Selain mempermudah remitansi, sistem tersebut juga dirancang untuk memperluas akses PMI terhadap berbagai layanan keuangan lainnya.
Baca Juga: Finnet dan KP2MI Perkuat Sinergi Digitalisasi Layanan bagi Pekerja Migran Indonesia
"Finnet menghadirkan solusi pembayaran terintegrasi yang tidak hanya mempermudah remitansi, tetapi juga membuka akses terhadap layanan keuangan lain yang dapat mendukung perencanaan keuangan keluarga secara lebih baik," katanya.
Rakhmad menegaskan bahwa peran Finnet dalam kolaborasi ini tidak hanya sebatas penyedia teknologi pembayaran. Perusahaan juga berupaya menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendorong percepatan transformasi digital nasional, khususnya pada sektor perlindungan dan pemberdayaan pekerja migran Indonesia.
"Integrasi dengan KP2MI menjadi wujud konkret kontribusi perusahaan dalam mendukung perlindungan dan peningkatan kesejahteraan pekerja migran melalui ekosistem keuangan digital yang modern dan akuntabel," ujarnya.
Sementara itu, Wakil Menteri KP2MI, Dzulfikar Ahmad Tawalla, menyambut baik kerja sama tersebut dan menilai integrasi layanan digital akan memberikan manfaat nyata bagi pekerja migran Indonesia, terutama dalam meningkatkan efisiensi serta keamanan pengiriman dana dari luar negeri ke keluarga mereka.
"Langkah tersebut juga dinilai sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat inklusi keuangan dan kesejahteraan masyarakat," ucapnya.
Ia menambahkan bahwa sinergi antara Finnet dan KP2MI merupakan bagian dari strategi jangka panjang pemerintah untuk memastikan setiap dana yang dikirimkan oleh pekerja migran dapat diterima secara cepat, aman, dan memberikan manfaat ekonomi yang optimal bagi keluarga penerima maupun perekonomian nasional secara keseluruhan.
(Sumber: Antara)
Direktur Utama PT Finnet Indonesia (Finpay), Rakhmad Tunggal Afifuddin, dalam acara penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan KP2MI yang digelar di Gedung Bidakara 2, Jakarta Selatan, Kamis (19/2/2026). ANTARA/HO-PT Finnet Indonesia. (Antara)