Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa buka suara terkait pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang terus berlanjut dalam beberapa waktu terakhir.
IHSG telah melemah 19,15 persen dalam sebulan terakhir dan turun hingga 33,60 persen sejak awal tahun hingga sekarang.
Purbaya menegaskan pemerintah tidak menyiapkan langkah intervensi khusus untuk menahan penurunan indeks saham tersebut.
Menurutnya, yang terpenting adalah menjaga fundamental ekonomi tetap kuat sehingga dapat menjadi dasar bagi investor dalam menilai harga saham.
Baca juga: Ramai Isu Mundur dari Menteri Keuangan, Purbaya: Enggak Bener Lah
Baca juga: Purbaya Sudah Kucurkan Rp8 Triliun untuk Bantu BI Jaga Stabilitas Rupiah
"Kalau dari saya sih enggak ada, yang penting saya jelaskan bahwa kondisi ekonomi kita bagus dan akan membaik terus. Itu harusnya menjadi landasan ke penilaian harga saham," ucap Purbaya, Kamis 4 Juni 2026.
Purbaya menilai kondisi perekonomian Indonesia masih menunjukkan kinerja yang positif.
Ia mencontohkan capaian PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI yang masih mampu mencatatkan pertumbuhan kredit dan laba di tengah gejolak pasar keuang
"Kalau Anda lihat kemarin BRI mengumumkan pertumbuhan kreditnya 13 persen lebih. Pertumbuhan profitabilitanya juga 13 persen lebih, berapa triliun juga ya. Jadi memang ada perbaikan di sana," tandasnya.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa buka suara terkait pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang terus berlanjut dalam beberapa waktu terakhir. (Ntvnews.id-Muslimin Trisyuliono)