Dony Oskaria: Susunan Pengurus PT DSI Akan Diumumkan Pekan Depan

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 31 Mei 2026, 17:49
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Ramses Manurung
Editor
Bagikan
Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia sekaligus Kepala Badan Pengaturan BUMN (BP BUMN) Dony Oskaria Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia sekaligus Kepala Badan Pengaturan BUMN (BP BUMN) Dony Oskaria (NTVnews)

Ntvnews.id, Jakarta - Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia sekaligus Kepala Badan Pengaturan BUMN (BP BUMN) Dony Oskaria mengungkapkan bahwa nama-nama pengurus PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) akan diumumkan pada pekan depan setelah melalui proses seleksi yang ketat.

PT DSI merupakan BUMN yang berada di bawah naungan Danantara dan dibentuk untuk mengelola ekspor sumber daya alam (SDA) strategis sebagai eksportir tunggal bagi komoditas seperti batu bara, crude palm oil (CPO) atau kelapa sawit, serta paduan besi (ferro alloy).

"Kami sedang melakukan proses seleksi yang ketat berkaitan dengan sumber daya manusia yang nanti akan bergabung dengan DSI," ujar Dony dalam Konferensi Pers Persiapan Operasional PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) di Jakarta, Minggu, 31 Mei 2026.

Ia menambahkan bahwa proses penjaringan calon pengurus masih berlangsung dan diharapkan segera rampung dalam waktu dekat.

"Ini kita sedang dilakukan proses yang ketat dan insyaallah mudah-mudahan nanti minggu depan akan ada beberapa nama lagi yang nanti akan diumumkan oleh Danantara menjadi bagian daripada tim (DSI)," tambah dia.

Baca Juga: Mulai 1 Juni, Ekspor 3 Komoditas Ini Wajib via PT DSI

Selain mempersiapkan struktur organisasi, Danantara juga tengah menyiapkan sistem teknologi yang akan mendukung operasional DSI, khususnya dalam pengelolaan laporan dan transaksi ekspor komoditas strategis nasional.

Menurut Dony, pengelolaan SDA melalui DSI merupakan amanah besar yang harus dijalankan secara optimal agar memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat dan perekonomian nasional.

"Tentu harapannya adalah bahwa ini amanah besar yang dititipkan oleh masyarakat Indonesia untuk mengelola sumber daya alam kita menjadi memberikan manfaat yang maksimal. Karena itu, kami dari Danantara Indonesia akan berupaya sebaik mungkin dan dapat diawasi oleh masyarakat Indonesia dalam implementasi program ini," tegas dia.

Dalam kesempatan yang sama, Dony memastikan PT DSI akan menerapkan prinsip tata kelola perusahaan yang baik dengan mengedepankan transparansi dan akuntabilitas.

Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia sekaligus Kepala Badan Pengaturan BUMN (BP BUMN) Dony Oskaria <b>(NTVnews)</b> Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia sekaligus Kepala Badan Pengaturan BUMN (BP BUMN) Dony Oskaria (NTVnews)

Langkah tersebut sejalan dengan upaya pemerintah untuk memperbaiki tata kelola ekspor komoditas SDA strategis melalui mekanisme yang lebih terintegrasi dan terawasi.

"Karena kita tidak mau nanti satu niat yang baik kalau dikelolanya tidak baik, nanti malah menjadi pemindahan masalah saja. Jadi kami memastikan perusahaan yang dibentuk itu akan berjalan transparan dan dapat diawasi oleh seluruh masyarakat Indonesia," tegas Dony.

Baca Juga: Fase Mina Berakhir, Menhaj Apresiasi Ketertiban Jemaah dan Siapkan Haji 2027

Ia juga menilai kebijakan pemerintah yang memberikan masa transisi selama tujuh bulan merupakan langkah yang tepat agar pelaku usaha memiliki waktu yang cukup untuk beradaptasi dengan sistem baru.

"Pemerintah tentu sangat bijaksana di dalam mengimplementasikan program ini, karena ada masa transisi kurang lebih tujuh bulan, dari 1 Juni sampai dengan 31 Desember," tutur Dony.

Dengan masa transisi tersebut, pemerintah berharap implementasi PT DSI sebagai pengelola ekspor komoditas strategis dapat berjalan lebih lancar sekaligus memberikan kepastian bagi para eksportir dalam menyesuaikan diri terhadap aturan baru yang diberlakukan.

x|close