LPS Catat Masih Ada 15 Juta Penduduk Usia Produktif Belum Punya Rekening Bank

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 8 Mei 2026, 09:10
thumbnail-author
Muslimin Trisyuliono
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Lembaga Penjamin Simpanan (LPS)

Ntvnews.id, Jakarta - Ketua Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Anggito Abimanyu menyampaikan minat masyarakat untuk menabung di perbankan masih belum merata. 

Hingga saat ini, masih terdapat sekitar 15 juta penduduk Indonesia usia produktif yang belum memiliki rekening bank.

"Sampai saat ini masih terdapat 15 juta penduduk Indonesia di usia produktif yang belum memiliki rekening bank," ucap Anggito dalam konferensi pers Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), Kamis 7 Mei 2026.

Menurutnya, LPS akan terus mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan agar masyarakat semakin memanfaatkan layanan perbankan.

Baca juga: LPS Catat Jumlah Tabungan Orang Kaya di Atas Rp5 M Naik 21,6 Persen

"Guna meningkatkan inklusi keuangan dan dapat memanfaatkan berbagai program Asta Cita pemerintah secara efisien dan efektif," lanjutnya.

Dalam kesempatan tersebut, Anggito menjelaskan LPS menyampaikan jumlah rekening yang dijamin tetap berada di atas 90 persen aman untuk bank umum maupun Bank Perekonomian Rakyat (BPR) dan Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS).

Sampai dengan posisi Maret 2026, porsi simpanan bank di atas tingkat bunga penjaminan adalah 50 persen atau tidak turun signifikan. 

Kendati demikian suku bunga yang diberikan suku bunga simpanan pasar menunjukkan tren penurunan secara bertahap lintas kelompok deposan dan kelompok bank. 

Baca juga: 1.588 Bank Jadi Peserta Program Penjaminan LPS

"LPS bersama dengan anggota KSSK terus berupaya mendorong langkah penyesuaian suku bunga simpanan agar tetap selaras dengan TBP atau tingkat bunga penjaminan sehingga dapat memperkuat transmisi kebijakan ke penurunan suku bunga kredit dan efektivitas fungsi intermediasi perbankan," tandasnya.

x|close