Kapolda Metro Jaya: 40 Persen Warga Jadetabek Sudah Mudik, Puncaknya Diprediksi Malam Ini

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 17 Mar 2026, 16:45
thumbnail-author
Chika Prisila Ardala
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri usai meresmikan Kantor Satuan Pengamanan Objek Vital Polres Metro Bekasi di Kawasan Industri GIIC Deltamas Cikarang Pusat, Selasa.ANTARA/Pradita Kurniawan Syah. Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri usai meresmikan Kantor Satuan Pengamanan Objek Vital Polres Metro Bekasi di Kawasan Industri GIIC Deltamas Cikarang Pusat, Selasa.ANTARA/Pradita Kurniawan Syah. (Antara)

Ntvnews.id, Kabupaten Bekasi - Kepolisian Daerah Metro Jaya mencatat sekitar 40 persen warga dari wilayah Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jadetabek) telah memulai perjalanan mudik menuju kampung halaman. Pergerakan ini diperkirakan masih akan terus meningkat dalam beberapa hari ke depan.

Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri menyampaikan bahwa puncak arus mudik Idul Fitri 1447 Hijriah untuk gelombang kedua diprediksi terjadi pada malam hari ini hingga Rabu 18 Maret 2026. Lonjakan kendaraan diperkirakan semakin tinggi seiring mendekati waktu tersebut.

"Sejak operasi Ketupat Jaya 2026 arus mudik masih cenderung ramai lancar, meski ada peningkatan. Sudah 40 persen warga Jadetabek mudik, kemungkinan puncaknya nanti malam dan besok, akan terus meningkat," kata Kapolda Aerp Edi Suheri di Cikarang, Selasa 17 Maret 2026.

Baca Juga: Korlantas Berlakukan One Way Sepenggal di KM 70–263 Mulai Sore Ini

Meski terjadi peningkatan volume kendaraan, kondisi lalu lintas di sejumlah ruas tol maupun jalur arteri menuju arah Cikampek masih terpantau aman dan lancar. Hingga saat ini, belum diberlakukan rekayasa lalu lintas seperti contraflow maupun sistem satu arah (one way), karena situasi dinilai masih terkendali.

"Masih lancar untuk sekarang, jadi belum ada rekayasa lalu lintas baik contraflow maupun one way. Petugas di lapangan juga selalu siap siaga mengamankan jalur lintasan mudik," kata Kapolda Metro Jaya.

Dalam rangka memastikan kelancaran arus mudik, Kapolda juga melakukan peninjauan ke sejumlah titik keberangkatan, seperti Terminal Bus Pulogebang, Stasiun Pasar Senen, dan Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Kesiapan petugas di lapangan dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran perjalanan pemudik.

Baca Juga: Puncak Arus Mudik 18 Maret 2026, Simak Waktu One Way Supaya Tidak Kejebak

Selain itu, masyarakat diimbau untuk memastikan keamanan rumah sebelum ditinggalkan, seperti mematikan aliran listrik, kompor, serta mengunci pintu dan jendela. Kepolisian juga telah menginstruksikan jajaran hingga tingkat Polres dan Polsek untuk meningkatkan patroli bersama unsur masyarakat.

"Tentu warga yang mudik agar cek kembali rumah dan untuk kendaraan kami telah memerintahkan agar seluruh Polres dan Polsek bisa menerima penitipan kendaraan yang ditinggal mudik," kata dia.

(Sumber: Antara)

x|close