Tinjau Sejumlah Pembangkit, Dirut PLN: Sistem Kelistrikan Nasional Andal Jelang Idulfitri 1447 H

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 17 Mar 2026, 13:39
thumbnail-author
Chika Prisila Ardala
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo (tengah) didampingi Direktur Utama PLN Indonesia Power, Bernadus Sudarmanta (kanan) dan para petugas saat meninjau langsung kesiapan Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) Cilegon sebagai pembangkit strate Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo (tengah) didampingi Direktur Utama PLN Indonesia Power, Bernadus Sudarmanta (kanan) dan para petugas saat meninjau langsung kesiapan Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) Cilegon sebagai pembangkit strate (Istimewa)

 

Ntvnews.id , Jakarta - PT PLN (Persero) telah menyiapkan sistem kelistrikan nasional yang Andal dalam menghadapi periode Ramadhan dan Idulfitri (RAFI) 1447 Hijriah. Hal tersebut disampaikan Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo usai meninjau langsung kesiapan sejumlah pembangkit strategis, salah satunya Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) Cilegon, Banten pada Senin 16 Maret 2026.

Darmawan menjelaskan, secara nasional PLN memproyeksikan beban puncak kelistrikan pada periode Idulfitri tahun ini akan mencapai 35.017 megawatt (MW).

Dengan daya mampu pasok sebesar 51.967 MW, maka masih terdapat cadangan daya yang mencukupi sebesar 16.950 MW.

“Sesuai Arah Bapak Presiden Prabowo Subianto dan Menteri ESDM (Energi dan Sumber Daya Mineral), PLN terus siaga agar sistem kelistrikan andal untuk Ramadhan dan Hari Raya Idulfitri 2026 di seantero Indonesia,” ucap Darmawan.

Dirinya melanjutkan, kesiapan ini diperoleh melalui asesmen ketat yang telah dilakukan sejak jauh-jauh hari, mulai dari sisi hulu yakni pembangkitan, hingga sisi hilir pada jaringan distribusi ke pelanggan.

Baca Juga: PLN EPI Perkuat Koordinasi Pengadaan Batubara untuk Keandalan Pasokan Listrik

“Kami juga sudah memeriksa pasokan energi primer nasional aman, mulai dari batu bara, gas, hingga BBM. Pemeliharaan sistem transmisi dan gardu induk juga telah diselesaikan jauh sebelum Ramadhan dan Idulfitri” ujar Darmawan.

Selain itu, PLN juga menyiagakan 72.053 personel yang tersebar di 3.700 posko siaga di seluruh Indonesia selama periode RAFI 2026.

Personil mobilitas tersebut didukung oleh 4.901 unit operasional mobil dan 4.594 unit operasional motor untuk menjamin respon cepat apabila terjadi gangguan kelistrikan.

“Petugas kami all out untuk terus menjaga pasokan listrik aman di lapangan. Kami juga melakukan pengamanan berlapis di lokasi-lokasi prioritas yang rata-rata mengalami peningkatan aktivitas masyarakat selama Ramadhan dan Idulfitri, seperti tempat ibadah, titik transportasi, pusat keramaian, pusat keramaian, dan rumah sakit,” ujar Darmawan.

Guna mendukung operasional di lapangan, PLN menyiapkan berbagai peralatan pendukung seperti 2.005 unit genset, 773 unit Uninterruptible Power Supply (UPS), 1.349 unit gardu bergerak (UGB), serta 429 unit truk crane yang siap digunakan.

Upaya ini dilakukan agar pasokan listrik yang Anda gunakan agar masyarakat tetap terjaga.

“Dengan cadangan daya yang cukup, sistem kelistrikan nasional berada dalam kondisi aman. Sehingga masyarakat dapat menikmati momen berkumpul serta menjalankan ibadah Ramadhan dan merayakan Idulfitri dengan nyaman,” tambah Darmawan.

Baca Juga: PLN Imbau Warga Cek Instalasi Listrik Rumah Sebelum Mudik Lebaran 2026

Sementara itu, khusus pada sistem kelistrikan Jawa–Madura–Bali (Jamali), PLN memproyeksikan beban puncak sebesar 22.453 MW dengan daya mampu pasok mencapai 33.497 MW, sehingga sistem tetap dalam kondisi aman dengan cadangan daya sekitar 11.044 MW.

Dalam kunjungannya, Darmawan juga meninjau kesiapan PLTGU Cilegon yang menjadi salah satu strategi pembangkitan dalam menopang sistem kelistrikan di wilayah Jamali.

PLTGU Cilegon yang dioperasikan oleh subholding PLN Indonesia Power ini memiliki kapasitas terpasang sebesar 740 MW, yang terdiri dari dua unit turbin gas masing-masing 240 MW serta satu unit turbin uap 260 MW. 

Pembangkit ini berperan penting dalam menjaga subsistem 150 kilovolt (kV) Cilegon yang memasok kebutuhan listrik untuk kawasan industri serta masyarakat di wilayah Banten, sekaligus terhubung dengan sistem interkoneksi Jawa–Bali.

Direktur Utama PLN Indonesia Power, Bernardus Sudarmanta menegaskan bahwa pihaknya terus mengupayakan agar seluruh unit pembangkit dalam kondisi optimal untuk mendukung sistem pendingin selama periode Ramadhan dan Idulfitri 1447 H.

“Seluruh unit mesin di PLTGU Cilegon dalam kondisi prima untuk mendukung kerahasiaan sistem kelistrikan selama Ramadhan dan Idulfitri 1447 H. Kami telah menyiapkan personel siaga, memastikan kerahasiaan peralatan, serta melakukan operasi pemantauan secara intensif agar pasokan listrik tetap andal bagi masyarakat dan industri,” tutup Bernadus.

x|close