Ntvnews.id, Jakarta - Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor (Polres) Bogor menyiapkan skema rekayasa lalu lintas di jalur menuju kawasan wisata Puncak, Jawa Barat, selama masa mudik Lebaran 2026. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan yang kerap memicu kemacetan di sejumlah titik rawan.
Kepala Bagian Operasi Satuan Lalu Lintas Polres Bogor, Iptu Ardian Novianto Azhari, mengatakan pihaknya akan menerapkan sistem satu arah sepenggal atau buka-tutup di beberapa titik apabila antrean kendaraan mulai mengular.
Baca Juga: Infografik: Skema Rekayasa Lalu Lintas Mudik dan Arus Balik Lebaran 2026
Menurut Ardian, rekayasa lalu lintas tersebut akan diberlakukan jika panjang antrean kendaraan mencapai sekitar satu hingga 1,5 kilometer.
"Kalau sudah terjadi pelambatan arus dan antrean mencapai satu sampai satu setengah kilometer, maka kami akan laksanakan CB one way sepenggal atau buka tutup sepenggal," katanya.
Ia menjelaskan, skema ini hanya diterapkan pada titik-titik yang mengalami kepadatan kendaraan. Polisi telah memetakan sedikitnya enam lokasi yang dinilai rawan macet di jalur Puncak.
Enam titik tersebut yakni Pasir Muncang, Simpang Megamendung, Pasar Cisarua, Simpang Lokawiratama, Jatiwangi, dan kawasan Gunung Mas.
Untuk mengurai kemacetan, sistem satu arah sepenggal biasanya diberlakukan selama maksimal 30 menit. Setelah itu arus lalu lintas kembali dibuka normal agar kendaraan dari arah sebaliknya tetap bisa melintas.
"Biasanya kami laksanakan 30 menit, kemudian dibuka kembali. Jadi tidak terlalu lama, hanya untuk mengurai antrean agar tidak terlalu panjang," ujarnya.
Namun, jika volume kendaraan meningkat secara signifikan, polisi tidak menutup kemungkinan menerapkan sistem satu arah penuh. Skema tersebut akan diberlakukan dari Simpang Gadog hingga perbatasan Cianjur.
Berdasarkan pengalaman Operasi Ketupat tahun sebelumnya, penerapan one way penuh selama bulan Ramadan relatif jarang dilakukan. Sistem ini umumnya baru diberlakukan saat puncak arus kendaraan menjelang Lebaran, terutama pada H-3 hingga H-2.
Dengan skema rekayasa lalu lintas tersebut, diharapkan arus kendaraan menuju kawasan wisata Puncak tetap terkendali dan para pemudik maupun wisatawan dapat melakukan perjalanan dengan lebih lancar dan aman.
Sumber: Antara
Kepala Bagian Operasi Satuan Lalu Lintas Polres Bogor Iptu Ardian Novianto Azhari menyampaikan penjelasan tentang pengaturan lalu lintas kendaraan di jalur Puncak di Pos Terpadu Simpang Gadog, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, Sabtu (14/3/2026). (Dok.Antara)