GM Siapkan Platform EV Baru, Baterai 20% Lebih Kecil dan Kabel Berkurang 30%

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 23 Okt 2026, 11:25
thumbnail-author
Adiantoro
Penulis
thumbnail-author
Editor
Bagikan
Renderan platform EV generasi ke-4 GM. (Foto: General Motors via Insideevs) Renderan platform EV generasi ke-4 GM. (Foto: General Motors via Insideevs)

Ntvnews.id, Jakarta - General Motors (GM) menyiapkan arsitektur kendaraan listrik (EV) generasi keempat yang lebih ringan, efisien, dan bertenaga.

Platform baru ini diklaim mampu mengurangi penggunaan kabel hingga 30% dan kapasitas baterai sebesar 20%, tanpa mengorbankan jarak tempuh.

Pengumuman tersebut disampaikan GM dalam acara GM Forward di New York, Rabu (21/10/2026), seperti dilaporkan Insideevs.

Meski belum mengungkap jadwal peluncuran dan model pertama yang menggunakannya, GM menyebut platform ini akan menjadi fondasi bagi sejumlah kendaraan listrik di segmen volume tinggi, terutama SUV crossover.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya GM menekan biaya produksi EV sekaligus meningkatkan daya saing di pasar kendaraan listrik global.

Lebih Ringan dan Efisien

GM mengklaim arsitektur EV generasi keempat mampu mengurangi bobot kendaraan hingga 15%, meningkatkan efisiensi sebesar 20%, dan memperbaiki performa aerodinamika hingga 25%.

Selain itu, kapasitas baterai bisa dipangkas 20%. GM juga merombak unit penggerak dan elektronik daya sehingga jumlah komponen di setiap motor berkurang hingga 40%.

Salah satu kunci pengembangan ini adalah penggunaan baterai lithium manganese-rich (LMR). Menurut GM, teknologi tersebut menawarkan biaya lebih rendah dibandingkan sel berbasis nikel tinggi, dengan kepadatan energi 33% lebih tinggi daripada baterai lithium iron phosphate (LFP).

Zach Walker, Direktur Arsitektur EV Global GM, mengatakan pengurangan kebutuhan baterai dapat memberikan keuntungan besar karena baterai merupakan salah satu komponen dengan biaya tertinggi dalam kendaraan listrik.

Sel baterai berbentuk prismatik juga akan diintegrasikan ke dalam struktur kendaraan. Pendekatan ini memungkinkan pengemasan baterai yang lebih optimal, sehingga desain mobil dapat dibuat lebih rendah dan aerodinamis tanpa mengurangi kenyamanan penumpang.

Komputasi Lebih Canggih, Kabel Lebih Sedikit

Selain meningkatkan teknologi baterai, GM merombak arsitektur kelistrikan dan komputasi kendaraan. Sistem baru ini menggantikan banyak modul kontrol elektronik terpisah dengan sistem komputasi terpusat.

Satu unit komputasi utama yang ditempatkan di bagian depan kendaraan akan menangani berbagai fungsi, mulai dari sistem keselamatan, penggerak, persepsi lingkungan, hingga kontrol sasis.

Menurut GM, pendekatan ini menghasilkan daya pemrosesan hingga 40 kali lebih besar dan konektivitas seluler 50% lebih cepat dibandingkan arsitektur sebelumnya.

Jumlah kabel juga berkurang 30%, sehingga sistem kendaraan menjadi lebih ringkas dan ringan.

Arsitektur tersebut dirancang untuk mendukung fitur berbasis kecerdasan buatan (AI), pembaruan perangkat lunak jarak jauh atau over-the-air (OTA), serta teknologi mengemudi otonom.

GM mengonfirmasi sistem komputasi baru ini akan hadir pada Cadillac Escalade IQ model 2028. Teknologi tersebut juga menjadi fondasi bagi sistem berkendara tanpa harus terus mengawasi jalan (eyes-off driving) yang tengah dikembangkan perusahaan.

Ke depan, arsitektur ini akan diterapkan pada EV generasi keempat dan diperluas ke jajaran kendaraan bermesin bensin GM, termasuk pikap dan SUV tiga baris.

x|close