Duh! As Roda Belakang Chery Omoda 5 Copot di Malaysia, Kasus Recall 2024 Kembali Terulang

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 8 Okt 2026, 15:31
thumbnail-author
Adiantoro
Penulis & Editor
Bagikan
Sebuah Chery Omoda 5 mengalami kerusakan serius di Johor Bahru, Malaysia.  (Foto: Istimewa via CarNewsChina) Sebuah Chery Omoda 5 mengalami kerusakan serius di Johor Bahru, Malaysia.  (Foto: Istimewa via CarNewsChina)

Ntvnews.id, Jakarta - Sebuah Chery Omoda 5 mengalami kerusakan serius di Johor Bahru, Malaysia. 

Poros belakang beserta sejumlah komponen suspensi kendaraan tersebut dilaporkan terlepas dari sasis saat berada di jalan raya.

Seperti dilaporkan CarNewsChina, Kamis (8/10/2026), insiden itu terjadi pada 6 Oktober 2026 di Jalan Pandan, dekat AEON Mall Tebrau City. 

Foto di lokasi dan rekaman dashcam memperlihatkan Omoda 5 berwarna hitam dengan nomor registrasi JWL 2862 berhenti di jalur lalu lintas.

Sejumlah komponen bagian belakang kendaraan, termasuk batang torsi melintang, lengan penahan, peredam kejut, saluran rem, serta kedua roda, terlihat terpisah dari bodi kendaraan dan berada di belakang mobil.

Tidak ada laporan mengenai korban luka dalam kejadian tersebut. Foto yang beredar juga memperlihatkan adanya penyok pada pintu penumpang belakang sebelah kanan. 

Namun, belum diketahui apakah kerusakan tersebut berkaitan dengan terlepasnya komponen suspensi atau berasal dari kejadian sebelumnya.

Mengingatkan pada Kasus Chery Omoda 5 pada 2024

Insiden terbaru ini mengingatkan pada kasus yang terjadi di Malaysia pada April 2024. Saat itu, sebuah Chery Omoda 5 mengalami kerusakan pada poros belakang ketika kendaraan melaju dalam kondisi lalu lintas padat dengan kecepatan rendah.

Kejadian tersebut kemudian mendorong penyelidikan oleh Departemen Perhubungan Darat Malaysia (JPJ). Chery Auto Malaysia selanjutnya menjalankan kampanye pemeriksaan keselamatan yang mencakup 600 unit Omoda 5.

Dalam pengarahan teknis pada Mei 2024, Wakil Presiden Chery Auto Malaysia, Lee Wen Hsiang, menyebut masalah tersebut berkaitan dengan proses pengelasan pada komponen balok gandar belakang.

Menurut penjelasan Chery, ujung pengelasan otomatis pada pemasok komponen telah diganti saat proses perawatan.

Namun, kalibrasi ulang yang tidak tepat menyebabkan penetrasi pengelasan pada balok gandar belakang tidak sempurna.

Chery menyatakan terdapat 60 unit Omoda 5 yang menggunakan komponen bermasalah yang diproduksi pada 15 Agustus 2023. 

Sementara itu, pemeriksaan keselamatan mencakup 600 kendaraan dengan komponen gandar belakang yang diproduksi pada 14-17 Agustus 2023.

Baca Juga: Omoda X Siap Debut Global, Padukan Gaya Sportscar dengan Karakter Off-Road

Belum Ada Kepastian Apakah Terkait Penarikan 2024

Meski memiliki kemiripan dengan kasus 2024, belum dapat dipastikan apakah insiden pada 6 Oktober 2026 berkaitan dengan masalah yang sama.

Salah satu hal yang masih perlu diketahui adalah tanggal produksi Omoda 5 dengan nomor registrasi JWL 2862. Riwayat pemeriksaan kendaraan dalam kampanye keselamatan 2024 juga belum diketahui.

Chery sebelumnya menyatakan telah menghubungi seluruh 600 pelanggan yang menjadi sasaran kampanye tersebut dan menyelesaikan 92 persen pemeriksaan hingga 24 Mei 2024.

Karena itu, belum terverifikasi apakah kendaraan yang mengalami insiden terbaru termasuk dalam daftar unit yang diperiksa dan dinyatakan aman, atau justru diproduksi di luar periode komponen yang terdampak pada Agustus 2023.

Selain itu, terlepasnya rakitan suspensi belakang belum secara otomatis menunjukkan bahwa penyebabnya berasal dari titik pengelasan yang sama seperti kasus 2024. 

Diperlukan pemeriksaan teknis untuk memastikan apakah kegagalan terjadi pada titik pemasangan, balok melintang, atau bagian lain dari sistem suspensi.

Spesifikasi Omoda 5 di Malaysia

Untuk pasar Malaysia, Chery Omoda 5 dirakit secara lokal oleh Inokom Corporation di Kulim, Kedah, menggunakan komponen Completely Knocked Down (CKD).

Model yang dipasarkan saat ini menggunakan mesin turbo 1,5 liter, sistem penggerak roda depan, transmisi CVT, serta suspensi belakang torsion-beam.

Konfigurasi tersebut juga perlu dibedakan dari Chery Omoda E5 versi listrik yang menggunakan arsitektur suspensi belakang berbeda.

Hingga informasi ini dipublikasikan, Chery Auto Malaysia belum memberikan laporan teknis resmi mengenai insiden 6 Oktober maupun mengonfirmasi tanggal produksi kendaraan yang mengalami kerusakan.

Dengan demikian, hubungan antara insiden terbaru dan masalah pengelasan yang menjadi dasar kampanye keselamatan pada 2024 masih belum dapat dipastikan. 

Tanggal produksi kendaraan, spesifikasi suspensi, riwayat pemeriksaan, serta hasil investigasi teknis menjadi faktor penting untuk menentukan penyebab sebenarnya.

x|close