Ntvnews.id, Jakarta - Teknologi semikonduktor yang selama ini banyak ditemukan pada pengisi daya ponsel kini bakal merambah dunia otomotif.
Porsche tengah mengembangkan sistem audio baru yang memanfaatkan semikonduktor galium nitrida (GaN) untuk meningkatkan efisiensi sekaligus mengurangi bobot komponen.
Teknologi tersebut dikembangkan Porsche bersama Universitas Stuttgart, Jerman, dan telah dipatenkan. Rencananya, sistem audio berbasis GaN ini mulai dipasarkan pada tahun depan.
Dikutip dari Carscoops, Selasa (1/9/2026), GaN selama ini populer digunakan pada charger USB karena mampu membuat perangkat lebih kecil, hemat energi, dan menghasilkan panas lebih rendah dibandingkan chip berbasis silikon.
Porsche memanfaatkan keunggulan tersebut untuk sistem audio kendaraan. Penggunaan semikonduktor GaN memungkinkan kehilangan energi ditekan sehingga panas yang dihasilkan amplifier juga lebih rendah.
Dampaknya, ukuran pendingin atau heat sink dapat diperkecil dan bobotnya bisa berkurang sekitar 20 persen.
Selain membuat amplifier lebih ringan dan kompak, teknologi ini juga memungkinkan berbagai komponen pasif di dalam sistem audio dibuat dengan ukuran lebih kecil.
Semikonduktor GaN juga memiliki kemampuan switching pada frekuensi lebih tinggi dengan kerugian switching yang lebih rendah.
Porsche menyebut penggunaan material yang lebih sedikit, termasuk aluminium pada heat sink, berpotensi mengurangi emisi CO2 selama proses produksi.
Baca Juga: CEO Lamborghini Ungkap Kekurangan Supercar China yang Sulit Ditiru
Pertama Dipakai untuk Subwoofer 400 Watt
Teknologi GaN ini akan pertama kali diterapkan pada sistem Burmester High-End 3D Surround Sound yang tersedia pada sejumlah model Porsche.
Chip tersebut akan menangani proses konversi tegangan yang dibutuhkan untuk mengoperasikan amplifier subwoofer berdaya 400 watt.
Pengembangan teknologi ini telah dimulai sejak pertengahan 2023. Porsche juga membuka peluang penggunaan semikonduktor GaN untuk berbagai aplikasi lain di masa mendatang.
"GaN sangat ideal di mana pun daya dikonversi," ujar Dr. Lars Heuken, Kepala Strategic Semiconductor Management Porsche.
Menurutnya, teknologi tersebut memiliki potensi besar untuk diterapkan pada berbagai sistem di mobil sport Porsche, termasuk sistem kelistrikan bertegangan tinggi.
"Semikonduktor ini dapat digunakan untuk konversi daya dalam sistem tegangan tinggi. Hal ini membuat GaN sangat menarik untuk sistem tegangan tinggi pada mobil sport listrik," jelas Heuken.
Porsche menegaskan pengembangan teknologi ini tidak hanya berfokus pada efisiensi komponen, tetapi juga bagaimana memberikan manfaat nyata bagi konsumen.
Jika penerapannya berhasil, chip GaN yang selama ini identik dengan charger ponsel bisa menjadi salah satu teknologi penting dalam sistem kelistrikan dan audio mobil Porsche generasi mendatang.
Porsche menyulap teknologi chip charger ponsel menjadi sistem audio mobil semakin ringkas dan efisien. (Foto: Istimewa via Carscoops)