Chery Tarik 5.556 Unit Tiggo 8 Pro Max di Australia akibat Potensi Gangguan Sistem Rem

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 28 Jun 2026, 11:40
thumbnail-author
Jihan Dwicahya
Penulis
thumbnail-author
Ramses Manurung
Editor
Bagikan
Tampilan Chery Tiggo 8. Tampilan Chery Tiggo 8. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Sebanyak 5.556 unit SUV Chery Tiggo 8 Pro Max keluaran tahun 2023 hingga 2026 di Australia ditarik kembali oleh pabrikan otomotif asal China, Chery. Langkah tersebut dilakukan menyusul ditemukannya cacat produksi yang berpotensi memengaruhi performa sistem pengereman kendaraan.

Laporan Drive pada Sabtu, 27 Juni 2026 menyebutkan bahwa dokumen penarikan kembali yang telah diajukan ke Departemen Infrastruktur Australia mengungkap adanya kemungkinan pipa rem mengalami gesekan dengan bagian mesin. Gesekan tersebut berisiko menyebabkan kerusakan pada pipa rem.

Apabila kerusakan terjadi, cairan rem dapat bocor sehingga kemampuan pengereman kendaraan menurun. Kondisi itu berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas.

Selain membahayakan pengemudi dan penumpang, penurunan kinerja pengereman juga dapat mengancam keselamatan pengguna jalan lainnya serta berisiko menyebabkan cedera hingga kematian.

Baca Juga: Chery Bersiap Masuk Pasar AS, Tunggu Waktu yang Tepat

Penarikan kembali ini tercantum dalam pemberitahuan resmi yang diterbitkan pada Selasa, 23 Juni 2026 dan mencakup seluruh Chery Tiggo 8 Pro Max model tahun 2023 sampai 2026.

Chery Motors Australia Pty Ltd akan menghubungi para pemilik kendaraan yang terdampak melalui pemberitahuan tertulis. Dalam surat tersebut, pemilik akan diminta untuk menjadwalkan kunjungan ke dealer resmi terdekat.

Baca Juga: Chery Indonesia Tancap Gas 2026: 7 Mobil Baru, 120 Dealer, Super Hybrid Jadi Andalan Pertumbuhan

Dealer nantinya akan melakukan pemeriksaan kendaraan dan memberikan perbaikan yang diperlukan tanpa memungut biaya dari pemilik kendaraan yang terdampak.

(Sumber: Antara)

x|close