Ntvnews.id, Jakarta - Court of Arbitration for Sport (CAS) atau Pengadilan Arbitrase Olahraga memutuskan untuk meringankan sanksi terhadap tujuh pemain yang terlibat dalam kasus pemalsuan dokumen naturalisasi Timnas Malaysia.
Dalam putusan yang diumumkan pada Kamis, CAS menetapkan para pemain tersebut hanya dikenai larangan tampil dalam pertandingan resmi selama 12 bulan. Sanksi ini lebih ringan dibandingkan hukuman sebelumnya yang melarang mereka dari seluruh aktivitas sepak bola.
Dalam pernyataan resminya, CAS menyatakan bahwa pelanggaran berupa pemalsuan dokumen kelayakan tetap terbukti. Namun, panel arbitrase menilai hukuman berupa larangan bermain selama satu tahun sudah cukup proporsional dengan tingkat keterlibatan para pemain.
Timnas Malaysia vs Cape Verde (IG: FA Malaysia)
“Setelah mempertimbangkan bukti yang ada, panel CAS menemukan bahwa pelanggaran berupa pemalsuan dokumen kelayakan memang terbukti dan larangan bermain selama 12 bulan merupakan sanksi yang wajar serta proporsional bagi para pemain, mengingat keterlibatan mereka dalam tindakan tersebut,” demikian pernyataan CAS.
Baca Juga: Suporter PSM Dilarang Hadir saat Malut United vs PSM Makassar
“Namun, sesuai dengan Pasal 22 FDC, panel memutuskan bahwa larangan tersebut hanya berlaku untuk pertandingan resmi dan bukan untuk seluruh aktivitas terkait sepak bola. Artinya, para pemain tetap dapat kembali berlatih bersama klub masing-masing selama masa sanksi berlangsung,” sambung pernyataan CAS.
Sebelumnya, pada September tahun lalu, FIFA menjatuhkan sanksi larangan 12 bulan dari seluruh aktivitas sepak bola kepada tujuh pemain tersebut. Hukuman itu dijatuhkan setelah FIFA menemukan adanya pemalsuan dokumen agar mereka dapat memperkuat Timnas Malaysia dalam laga kualifikasi AFC Asian Cup qualification melawan Vietnam national football team pada Juni tahun lalu.
Salah satu pemain yang dijatuhi sanksi adalah Facundo Garces dari klub Deportivo Alavés. Enam pemain lainnya adalah Gabriel Arrocha (Unionistas de Salamanca), Rodrigo Holgado (América de Cali), Imanol Machuca (Vélez Sarsfield), serta tiga pemain Johor Darul Ta'zim F.C. yaitu João Figueiredo, Jon Irazabal, dan Héctor Hevel.
Meski meringankan sanksi bagi para pemain, CAS tidak mengubah hukuman finansial terhadap Football Association of Malaysia. Federasi tersebut tetap harus membayar denda sebesar 350.000 franc Swiss atau sekitar Rp7,61 miliar yang sebelumnya dijatuhkan oleh FIFA.
Timnas Malaysia vs Vietnam (Facebook: Timnas Mayasia)