Ntvnews.id, Jakarta - Iran dikabarkan akan mundur dari Piala Dunia 2026 setelah serangkai serangan yang dilakukan Amerika Serikat dan Israel pada Sabtu kemarin, 28 Februari 2026.
Dalam serangan tersebut membuat pimpinan tertinggi Iran yaitu Ayatollah Khamenei meninggal dunia. Hal ini yang membuat Iran melancarkan aksi serangan balasan ke beberapa pangkalan militer AS di wilayah Timur Tengah.
Seperti dilansir media Spanyol Marca, Senin 2 Maret 2025, Presiden Federasi Sepakbola Iran Mehdi Taj dikabarkan bakal melakukan pertemuan dengan para petinggi sepakbola di negaranya untuk mundur dari Piala Dunia 2026.
Israel dan Amerika Serikat melancarkan serangan ke Iran (Antara/Anadolu)
"Secara pribadi, saya lebih memilih untuk mundur dari Piala Dunia, dan sepertinya kami tidak mungkin bisa menantikan turnamen itu," kata Mehdi Taj.
Sementara Sekretaris Jenderal (Sekjen) FIFA, Mattias Grafstrom menegaskan bahwa dirinya tengah memantau situasi yang terjadi di Iran.
Baca Juga: Federico Barba: Persib Bandung Datang ke Surabaya untuk Menang
"Kami baru saja menggelar undian fase grup di Washington dengan seluruh tim turut berpartisipasi, dan fokus kami adalah menyelenggarakan Piala Dunia yang aman bersama semua tim," kata Mattias Grafstrom.
"Kami akan terus berkomunikasi seperti biasa dengan tiga pemerintah negara tuan rumah. Semua orang akan aman," sambung dia.
Sebagai tambahan informasi, Iran kini tergabung di Grup G Piala Dunia 2026 bersama Timnas Belgia, Timnas Mesir dan Timnas Selandia Baru yang bakal bermain di Los Angeles dan Seattle pada 15-26 Juni 2026.
Trofi Piala Dunia (Antara)