Ntvnews.id, Jakarta - Anggota Komite Eksekutif PSSI, Arya Sinulingga, mengonfirmasi bahwa federasi menerima sanksi denda dari Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) terkait pelanggaran dalam ajang timnas futsal Indonesia. Ia memastikan PSSI tidak akan mengajukan banding atas keputusan tersebut.
“Benar, yang kena PSSI. Denda,” ujar Arya di Jakarta, Senin.
Arya Sinulingga menegaskan PSSI memilih menerima sanksi tersebut dan menjadikannya sebagai bahan evaluasi ke depan. Ia juga meluruskan bahwa futsal sepenuhnya berada di bawah naungan PSSI, termasuk urusan pembiayaan tim nasional.
“Kita terima dari AFC. Supaya semua paham, futsal itu di bawah PSSI. Pembiayaan juga kami yang tanggung. Di Piala Asia futsal kemarin, pembiayaannya besar dari PSSI,” jelasnya.
Exco Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Arya Sinulingga (tengah) dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (07/01/2024). (ANTARA (FAJAR SATRIYO))
Saat ditanya soal peluang banding, Arya Sinulingga menutup kemungkinan tersebut. “Enggak. Kita terima saja,” katanya singkat.
Baca Juga: AFC Denda PSSI Rp236 Juta Usai Piala Asia Futsal 2026
AFC menjatuhkan sejumlah denda kepada PSSI akibat insiden keamanan dan ketertiban penonton. PSSI didenda 3.000 dolar AS karena adanya orang masuk ke lapangan dan area teknis tanpa akreditasi usai laga Indonesia versus Korea Selatan pada 27 Januari 2026. Denda 3.000 dolar AS kembali dijatuhkan karena penonton masuk ke lapangan setelah pertandingan yang sama.
Selain itu, PSSI dikenai denda 5.000 dolar AS karena dianggap gagal memenuhi kewajiban pencegahan keselamatan dan pengamanan pertandingan.
AFC juga menambahkan denda 3.000 dolar AS akibat lima penonton masuk ke lapangan pada laga Iran melawan Afghanistan, 1 Februari 2026. Total denda yang harus dibayar PSSI mencapai 14.000 dolar AS atau sekitar Rp235 juta.
Staf Khusus III Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Arya Sinulingga. (Dok.Antara)