Selisih Tipis di Final, Desak Made Pastikan Emas Speed Putri Asian Games 2026

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 1 Okt 2026, 10:47
thumbnail-author
Naila Fadhilah
Penulis
thumbnail-author
Zaki Islami
Editor
Bagikan
Atlet panjat tebing Indonesia Desak Made Rita Kusuma Dewi turun usai menjadi yang tercepat pada final nomor speed putri Asian Games 2026 di Portmesse Nagoya Exhibition Hall, Nagoya, Aichi, Jepang, Rabu (30/9/2026). Desak Made berhasil meraih medali emas dengan catatan waktu 6,062 detik, medali perak diraih atlet China Lijuan Deng dengan waktu 6,064 detik, dan medali perunggu diraih atlet Korea Selatan Jimin Jeong dengan waktu 6,18 detik. Atlet panjat tebing Indonesia Desak Made Rita Kusuma Dewi turun usai menjadi yang tercepat pada final nomor speed putri Asian Games 2026 di Portmesse Nagoya Exhibition Hall, Nagoya, Aichi, Jepang, Rabu (30/9/2026). Desak Made berhasil meraih medali emas dengan catatan waktu 6,062 detik, medali perak diraih atlet China Lijuan Deng dengan waktu 6,064 detik, dan medali perunggu diraih atlet Korea Selatan Jimin Jeong dengan waktu 6,18 detik. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta -Prestasi membanggakan kembali ditorehkan kontingen Indonesia di ajang internasional. Atlet panjat tebing andalan Tanah Air, Desak Made Rita Kusuma Dewi, sukses mengamankan medali emas nomor speed putri pada ajang Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Kepastian tersebut diraih usai dirinya mencatatkan waktu impresif 6,062 detik pada babak final yang dihelat di Nagoya, Rabu (30/9).

Pertarungan perebutan podium tertinggi berlangsung sangat ketat. Desak Made keluar sebagai yang tercepat setelah mengungguli wakil China, Li Juan Deng, yang harus puas mengantongi medali perak dengan selisih tipis usai mencatatkan waktu 6,064 detik. Sementara itu, medali perunggu jatuh ke tangan atlet Korea Selatan, Jeong Jimin, yang menorehkan waktu 6,18 detik.

Jalan panjang menuju tangga juara telah dirintis Desak Made sejak babak perempat final. Tampil di heat empat, ia bersaing ketat dengan Tamara Ulzhabayena asal Kazakhstan, Hanareum Sung dari Korea Selatan, serta Jeanette Frances Koh perwakilan Singapura. Menandai dominasinya sejak awal, Desak Made finis di posisi terdepan lewat catatan waktu 6,39 detik sekaligus mengamankan tiket ke semifinal.
 

Merah Putih sejatinya turut meloloskan Berthdigna Devi Surya Kusuma ke fase perempat final. Berjuang di heat dua bersama Eilin Tan dari Singapura, Yafei Zhou asal China, serta Adeliya Uthesva dari Kazakhstan, Devi Surya berhasil mengunci posisi runner-up heat berkat torehan waktu 6,73 detik. Kendati demikian, langkah atlet tersebut harus terhenti di babak semifinal.

Memasuki fase empat besar, Desak Made kembali menunjukkan kapasitasnya sebagai unggulan. Dirinya keluar sebagai yang tercepat di heat semifinal usai membukukan catatan waktu 6,36 detik. Hasil positif tersebut mengantarkannya melenggang mulus ke partai puncak sekaligus membuka lebar pintu emas bagi Indonesia.

Puncak perjuangan terjadi di final ketika Desak Made memastikan medali emas di genggamannya. Catatan waktu 6,062 detik membawanya unggul tipis 0,002 detik atas Li Juan Deng yang menyusul di tempat kedua dengan waktu 6,064 detik.

Konsistensi peraih emas ini sejatinya telah terlihat sejak babak kualifikasi nomor speed putri yang digelar sehari sebelumnya, Selasa, 29 September 2026. Saat itu, Desak Made menempati peringkat ketiga seusai membukukan catatan waktu terbaik 6,29 detik dari akumulasi empat kali pemanjatan di empat jalur berbeda.
 
 
(Sumber: Antara)
 
x|close