Ada Apa di Balik Keputusan Cristiano Ronaldo?

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 1 Okt 2026, 10:15
thumbnail-author
Annisa Aldifa Keyla
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Cristiano Ronaldo dari Portugal merayakan kemenangan setelah memenangkan pertandingan babak 32 besar Piala Dunia FIFA 2026 antara Portugal dan Kroasia di Stadion Toronto (BMO Field) di Toronto, Ontario, Kanada pada 2 Juli 2026. Cristiano Ronaldo dari Portugal merayakan kemenangan setelah memenangkan pertandingan babak 32 besar Piala Dunia FIFA 2026 antara Portugal dan Kroasia di Stadion Toronto (BMO Field) di Toronto, Ontario, Kanada pada 2 Juli 2026. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Pertandingan UEFA Nations League 2026 antara Norwegia dan Portugal menyisakan perhatian besar terhadap sosok Cristiano Ronaldo, bukan kepada Goncalo Ramos yang menjadi penentu kemenangan tim berjuluk Selecao das Quinas tersebut.

Ramos, penyerang AC Milan, memastikan Portugal unggul melalui gol chip cantik dari luar kotak penalti pada menit ke-53. Gol itu tercipta setelah kiper Norwegia, Orjan Nyland, melakukan kesalahan.

Portugal akhirnya menang 2-1 dalam laga yang berlangsung di Ullevaal Stadion, Oslo, Senin (28/10). Sebelumnya, Joao Felix membawa Portugal unggul melalui sundulan pada menit ke-17. Norwegia kemudian menyamakan kedudukan lewat Erling Haaland pada menit ke-51.

Meski pertandingan berlangsung selama 90 menit, perhatian kamera justru lebih banyak tertuju ke bangku cadangan Portugal. Untuk pertama kalinya sejak Jorge Jesus menangani tim nasional, sang kapten Cristiano Ronaldo harus memulai pertandingan sebagai pemain pengganti.

Pemain Al-Nassr itu beberapa kali terlihat berdiri dari bangku cadangan untuk menyemangati rekan-rekannya yang bertanding. Ia juga sempat melakukan pemanasan sebagai persiapan apabila mendapat kesempatan bermain.

Baca Juga: Cristiano Ronaldo Tinggalkan Timnas Portugal Jelang Laga Lawan Denmark

Namun, Jorge Jesus tetap pada keputusannya untuk tidak menurunkan peraih lima gelar Ballon d'Or tersebut sepanjang pertandingan. Ronaldo, yang merupakan pencetak gol terbanyak sepanjang masa Portugal, kemudian memasuki ruang ganti dengan ekspresi kecewa meskipun timnya berhasil meraih kemenangan.

Situasi ini menjadi sinyal yang mengkhawatirkan bagi Ronaldo, mengingat selama ini posisinya di tim nasional Portugal nyaris tidak tergantikan.

Baca Juga: Cristiano Ronaldo Tinggalkan Timnas Portugal Jelang Laga Lawan Denmark

Terakhir kali Ronaldo hanya duduk di bangku cadangan tanpa dimainkan terjadi pada 2008, saat Portugal menghadapi Swiss dalam Kualifikasi Euro 2008. Setelah 18 tahun, catatan tersebut kembali terulang di bawah arahan Jorge Jesus.

Keputusan Jesus pun memicu polemik, terlebih ia dan Ronaldo memiliki hubungan yang cukup dekat setelah bekerja sama membawa Al-Nassr menjuarai Liga Arab Saudi pada musim sebelumnya.

Kehadiran Jesus sebagai pengganti Roberto Martinez, yang ditunjuk setelah Portugal gagal di Piala Dunia 2026, ternyata tidak menjamin Ronaldo akan selalu memperoleh kesempatan bermain.

Polemik Ronaldo

Sebelum menghadapi Norwegia, Ronaldo tampil selama 90 menit ketika Portugal mengalahkan Wales dengan skor tipis 1-0 dalam pertandingan UEFA Nations League 2026, Jumat (25/10).

Meski bermain penuh, penampilan pemain berusia 41 tahun itu mendapat kritik tajam karena dinilai kurang efektif dalam memanfaatkan peluang di depan gawang. Jorge Jesus sempat membela Ronaldo dengan menegaskan bahwa sang kapten masih menjadi bagian penting dalam strategi permainannya.

Akan tetapi, keputusan mencadangkan Ronaldo saat menghadapi Norwegia di Oslo kembali memunculkan pertanyaan mengenai perlakuan terhadap pemain tersebut.

Usai pertandingan, para pemain Portugal menghampiri suporter yang datang langsung ke Oslo untuk memberikan dukungan. Namun, Ronaldo tidak terlihat bergabung dalam perayaan bersama para pendukung tim nasional.

Baca Juga: Cristiano Ronaldo Kirim Pesan Dukungan untuk Lionel Messi yang Berduka

Jorge Jesus kemudian menjelaskan bahwa Ronaldo sebenarnya direncanakan masuk sebagai pemain pengganti. Namun, perubahan situasi dan jalannya pertandingan membuatnya memutuskan untuk tidak memainkan sang kapten.

Untuk meredakan polemik, Jesus menyampaikan bahwa Ronaldo akan mendapatkan kesempatan bermain ketika Portugal menghadapi Denmark pada Jumat (2/10).

Namun, mantan pemain Manchester United itu justru meninggalkan pemusatan latihan tim nasional yang berlangsung di Eleda Stadion, Malmo, Swedia.

Sejumlah laporan media menyebut Ronaldo sempat berbicara secara tertutup dengan Jorge Jesus selama sekitar 30 menit. Setelah pertemuan tersebut, pemain megabintang itu memilih kembali ke hotel dan tidak melanjutkan latihan.

Di tengah munculnya berbagai pertanyaan mengenai keputusan Ronaldo, sejumlah media melaporkan adanya pertemuan internal yang melibatkan sang pemain, Jorge Jesus, dan Presiden Federasi Sepak Bola Portugal (FPF) Pedro Proenca.

Proenca bahkan mengubah agenda yang semula dijadwalkan menghadiri pertandingan timnas U-21 Portugal melawan Gibraltar dalam Kualifikasi Piala Eropa U-21 pada Rabu. Ia memilih terbang ke Malmo untuk meredam persoalan internal yang semakin memanas, dengan Ronaldo menjadi salah satu tokoh utama dalam polemik tersebut.

Pertemuan itu tampaknya tidak menghasilkan penyelesaian yang diharapkan. Pada Kamis, Ronaldo akhirnya memutuskan mundur dari skuad Portugal.

Baca Juga: 5 Fakta Menarik Pernikahan Cristiano Ronaldo dan Georgina Rodriguez

“Setelah konferensi pers Pelatih Tim Nasional, dan mengikuti percakapan dengan Presiden Federasi Sepak Bola Portugis, saya membuat keputusan untuk meninggalkan kamp Tim Nasional,” tulis Ronaldo di X, Kamis, 1 Oktober 2026.

“Pada waktunya, saya akan mengatakan yang sebenarnya kepada semua orang Portugis tentang alasan yang memotivasi kepergian saya dari tim nasional, yang selalu saya dedikasikan,” tulis Ronaldo.

Secara terpisah, FPF mengeluarkan pernyataan singkat yang mengonfirmasi kepergian penyerang berusia 41 tahun tersebut. Namun, federasi tidak menjelaskan alasan Ronaldo meninggalkan tim maupun mengungkapkan rincian di balik keputusannya.

Langkah Ronaldo itu pun memunculkan berbagai spekulasi mengenai persoalan internal di tubuh tim nasional Portugal.

Ketegangan dengan Jorge Jesus berpotensi menjadi titik akhir perjalanan internasional Ronaldo, mengingat usianya kini telah menginjak 41 tahun. Bukan tidak mungkin pemain jebolan akademi Sporting Lisbon tersebut tidak lagi masuk dalam rencana Jesus untuk masa mendatang.

Situasi ini menyisakan pertanyaan besar mengenai arah tim nasional Portugal: apakah sudah saatnya melakukan regenerasi pemain atau tetap mempertahankan Ronaldo, yang selama beberapa dekade terakhir memiliki peran penting bagi tim?

(Sumber: Antara)

x|close