Sumaya Persembahkan Medali Perak Teqball Putri untuk Indonesia di Asian Games 2026

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 20 Sep 2026, 15:54
thumbnail-author
Annisa Aldifa Keyla
Penulis
thumbnail-author
Dedi
Editor
Bagikan
Atlet tunggal putri teqball Indonesia Sumaya melakukan servis ke arah atlet tunggal putri teqball Myanmar Wai Khin Hnin saat pertandingan final nomor tunggal putri Teqball di Asian Games 2026 di Nagoya, Jepang, Minggu, 20 September 2026. Sumaya meraih medali perak usai dikalahkan oleh Wai Khin Hnin dengan skor 12-10, 8-12, dan 9-12 Atlet tunggal putri teqball Indonesia Sumaya melakukan servis ke arah atlet tunggal putri teqball Myanmar Wai Khin Hnin saat pertandingan final nomor tunggal putri Teqball di Asian Games 2026 di Nagoya, Jepang, Minggu, 20 September 2026. Sumaya meraih medali perak usai dikalahkan oleh Wai Khin Hnin dengan skor 12-10, 8-12, dan 9-12 (Antara)

Ntvnews.id, Nagoya, Jepang - Atlet teqball Indonesia Sumaya berhasil menambah koleksi medali Kontingen Merah Putih pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026 setelah meraih medali perak dari nomor tunggal putri di Nagoya City Higashi Sports Center, Aichi, Jepang, Minggu, 20 September 2026.

Sumaya harus puas dengan medali perak setelah kalah dari wakil Myanmar Wai Khin Hnin pada pertandingan final. Laga berlangsung ketat hingga set penentuan dengan skor 12-10, 8-12, 9-12.

"Alhamdulillah, tetap disyukuri. Buat seluruh pendukung di Indonesia saya belum bisa memberikan emas,” ujar Sumaya.

Pada set pertama, Sumaya mengawali pertandingan dengan baik dan sempat unggul 5-1. Namun, Wai Khin Hnin secara perlahan mampu mengejar hingga skor menjadi 8-8.

Sumaya kembali mendapatkan momentum setelah memanfaatkan kesalahan lawan untuk berbalik unggul 10-8. Pertandingan semakin sengit setelah atlet Myanmar berhasil menyamakan kedudukan menjadi 10-10.

Dengan dukungan penonton yang semakin meriah, kedua pemain terus terlibat dalam persaingan ketat. Sumaya akhirnya berhasil merebut set pertama dengan skor 12-10 setelah menempatkan bola dengan baik.

Baca Juga: Soft Tenis Sumbang Medali Perunggu untuk Indonesia dari Beregu Putra

Memasuki set kedua, keadaan berbalik. Sumaya tertinggal 0-3 setelah melakukan beberapa kesalahan, sementara Wai Khin Hnin mampu mempertahankan keunggulannya hingga skor 7-4.

Sumaya berusaha mengejar melalui reli panjang dan servis ace hingga memperkecil jarak menjadi 6-7. Setelah serangan berikutnya membuat skor kembali mendekat menjadi 7-8, Myanmar mengambil time-out.

Selepas time-out, Wai Khin Hnin kembali memperlebar keunggulan menjadi 11-7. Sumaya hanya mampu menambah satu angka sebelum wakil Myanmar menutup set kedua dengan kemenangan 12-8 dan membuat skor pertandingan menjadi 1-1.

Pada set ketiga sekaligus penentuan, persaingan kembali berjalan ketat. Myanmar lebih dahulu mencetak keunggulan, tetapi Sumaya mampu membalas melalui serangan yang gagal dikembalikan oleh lawannya.

Sumaya kemudian berhasil memimpin 4-1. Namun, Wai Khin Hnin tidak menyerah dan mampu menyamakan kedudukan 4-4 sebelum berbalik unggul 6-4.

Sumaya terus memberikan perlawanan. Lewat reli panjang, ia berhasil membuat skor kembali imbang 6-6. Penempatan bola yang baik kemudian membuat Sumaya kembali memimpin 7-6.

Wai Khin Hnin segera menyamakan kedudukan menjadi 7-7 dan kembali mengambil keunggulan 8-7. Kedua pemain kemudian saling mengejar angka hingga skor mencapai 10-9.

Baca Juga: Seraf Naro Sumbang Medali Emas Pertama Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Momentum tersebut akhirnya tidak dapat dipertahankan Sumaya. Wai Khin Hnin mengamankan set penentuan dengan skor 12-9 sekaligus memastikan medali emas, sedangkan Sumaya membawa pulang medali perak.

"Saya banyak melakukan kesalahan sendiri. Untuk next-nya, saya akan berlatih lebih keras lagi, akan banyak event-event," ujar Sumaya.

"Tetap bangga sama diri sendiri."

(Sumber: Antara)

x|close