Timnas Gugur di Piala AFF, Andre Rosiade Kritik John Herdman

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 26 Agu 2026, 10:37
thumbnail-author
Naila Fadhilah
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Presiden Klub Semen Padang Andre Rosiade saat ditemui awak media pada acara launching tim untuk kompetisi Championship 2026/27 di Alam Sutera, Tangerang, Selasa (25/8/2026). Presiden Klub Semen Padang Andre Rosiade saat ditemui awak media pada acara launching tim untuk kompetisi Championship 2026/27 di Alam Sutera, Tangerang, Selasa (25/8/2026). (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta -Presiden Klub Semen Padang Andre Rosiade mengkritik kinerja pelatih tim nasional Indonesia, John Herdman, menyusul kegagalan tim Garuda menembus babak semifinal ASEAN Hyundai Cup atau Piala AFF 2026. Hasil minor ini kembali memperpanjang rekor Indonesia yang belum pernah merengkuh trofi Piala AFF sejak turnamen regional tersebut pertama kali bergulir di Singapura pada 1996.

‎"John Herdman harus diberikan ruang untuk dikritik. Ya, karena John Herdman kan manusia biasa. Karena dia menurut saya sudah menikmati bulan madu. Wajar kalau ada yang mengkritik John Herdman. Karena dengan pemain yang begitu banyak naturalisasi, kita malah kalah," kata Andre ketika ditemui awak media pada acara launching tim di Alam Sutera, Tangerang, Selasa (25/8).

Kegagalan melangkah ke semifinal ini menjadi kali kedua berturut-turut bagi Indonesia. Pada edisi 2026, langkah tim nasional terhenti setelah finis di peringkat ketiga fase grup dengan raihan tujuh poin.

Peluang lolos sebenarnya sempat terbuka hingga laga pamungkas. Namun, hasil imbang 1-1 saat meladeni tuan rumah Singapura mengunci posisi Indonesia di tempat ketiga. Singapura berhak mendampingi Vietnam ke fase gugur usai mengoleksi delapan poin, sementara Vietnam mengunci status juara grup dengan raihan 10 poin.
 

Selain sorotan pada hasil akhir, Andre menumpahkan perhatiannya pada ketahanan fisik para penggawa Garuda. Menurut pandangannya, kondisi kebugaran pemain di bawah asuhan pelatih asal Inggris tersebut mengalami penurunan dibanding era kepemimpinan Shin Tae-yong.

Andre menilai para pemain pada masa Shin mampu tampil spartan hingga babak tambahan waktu. Sebaliknya, di bawah penanganan Herdman, ia melihat indikasi kelelahan fisik mulai nampak begitu pertandingan memasuki menit ke-60.

"Mohon maaf ya, saya ini penonton bola, saya nggak bela Shin Tae-yong. Tapi faktanya, di zaman John Herdman menit 60, itu pemain kita udah ngos-ngosan," kata dia.

Andre menegaskan kritik yang ia lontarkan bukan bertujuan untuk menjatuhkan, melainkan menjadi teguran agar Herdman "bangun dari tidurnya" dan segera meracik skuad yang lebih tangguh.
 

Evaluasi ini dinilai krusial mengingat Indonesia bakal melakoni agenda terdekat di ajang FIFA ASEAN Cup 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 24 September hingga 4 Oktober. Tergabung di Grup A divisi utama bersama Malaysia, Singapura, dan Bangladesh, Andre menargetkan Herdman membawa Indonesia keluar sebagai juara.

"Ya harusnya kita harus juara, nggak ada cerita nggak juara," kata dia.
 
(Sumber: Antara)
 

HIGHLIGHT

x|close