Ntvnews.id, Jakarta - Bek Timnas Spanyol, Pau Cubarsi menutup perjalanan gemilangnya di Piala Dunia 2026 dengan meraih penghargaan Pemain Muda Terbaik usai membawa La Furia Roja menjadi juara dunia.
Penghargaan tersebut melengkapi kesuksesan Spanyol yang mengalahkan Argentina dengan skor 1-0 pada partai final di Stadion MetLife, New Jersey, Amerika Serikat, Senin WIB.
Pemain berusia 19 tahun itu tampil luar biasa sepanjang turnamen. Pau Cubarsi selalu dipercaya bermain penuh dalam seluruh pertandingan Spanyol, termasuk di laga final. Secara keseluruhan, bek jebolan akademi La Masia tersebut mencatat 750 menit bermain tanpa tergantikan, belum termasuk injury time.
A special moment for a rising star ✨
Pau Cubarsí receives the FIFA Young Player Award presented by @aramco#FIFAWorldCup #YoungPlayerAward pic.twitter.com/UkLVMQGYHA
— FIFA World Cup (@FIFAWorldCup) July 20, 2026
Catatan tersebut membuat Pau Cubarsi unggul atas rekan setimnya, Lamine Yamal, yang juga tampil impresif sepanjang turnamen. Meski Yamal menyumbang satu gol dan satu assist, ia hanya mencatatkan 615 menit bermain.
Peran Pau Cubarsi menjadi salah satu kunci keberhasilan Spanyol mencatat rekor pertahanan terbaik di Piala Dunia 2026. Dari delapan pertandingan, La Furia Roja hanya kebobolan satu gol, yakni saat menghadapi Belgia di babak perempat final. Tujuh laga lainnya berhasil diselesaikan dengan catatan nirbobol.
Baca Juga: Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Lewat Gol Ferran Torres
Konsistensi Pau Cubarsi juga terlihat dari kedisiplinannya di lini belakang. Selama mengawal pertahanan tim besutan Luis de la Fuente, ia hanya menerima satu kartu kuning meski selalu bermain penuh.
Tak hanya tangguh dalam bertahan, Pau Cubarsi juga berkontribusi besar dalam membangun serangan. Ia menjadi pemain Spanyol dengan jumlah umpan antarlini sukses terbanyak di Piala Dunia 2026, yakni mencapai 173 operan.
Keberhasilan meraih penghargaan Pemain Muda Terbaik membuat nama Pau Cubarsi sejajar dengan sejumlah legenda sepak bola dunia yang pernah memenangkan penghargaan serupa, di antaranya Pele pada Piala Dunia 1958 dan Franz Beckenbauer pada edisi 1966. Dengan usia yang masih 19 tahun, Cubarsi kini dipandang sebagai salah satu bek muda paling menjanjikan di dunia sepak bola.
Pau Cubarsi (X: Spanyol)