Beralih dari Si Jalak Harupat, Persib Jadikan Stadion GBLA Arena Laga Perdana Super League

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 3 Sep 2026, 17:25
thumbnail-author
Naila Fadhilah
Penulis
thumbnail-author
Tim Redaksi
Editor
Bagikan
Arsip- Ribuab Bobotoh saat memadati laga Persib Bandung pada ajang Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Jawa Barat. Arsip- Ribuab Bobotoh saat memadati laga Persib Bandung pada ajang Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Jawa Barat. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta -Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar, memastikan timnya bakal bermarkas di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, saat menjamu PSM Makassar pada laga pembuka Super League 2026/2027, Minggu (6/9/2026).

Keputusan memindahkan venue pertandingan ke Stadion GBLA diambil usai Persib dipastikan tidak dapat mengagendakan laga di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung. Stadion tersebut mulai memasuki masa sterilisasi dan pemeliharaan rumput demi menyambut gelaran FIFA ASEAN Cup 2026.

“Walaupun GBLA belum 100 persen, ya, tapi karena di Si Jalak Harupat sudah tidak boleh dipakai, nanti kita main di sini di GBLA. Mudah-mudahan semuanya lancar dan tidak ada masalah. Yang penting Persib dapat tiga poin,” kata Umuh di Bandung, Kamis (3/9).

Kendati kondisi Stadion GBLA masih berada dalam tahap penyempurnaan fasilitas, Umuh menegaskan bahwa target utama skuad Pangeran Biru adalah meraih poin penuh pada laga perdana. Ia berencana turun langsung menemui para penggawa Persib untuk memberikan suntikan motivasi menjelang pertandingan kick-off.

 
Manajer Persib Bandung Umuh Muchtar saat memberikan keterangan di Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat (7/5/2026). (ANTARA/Rubby Jovan) <b>(Antara)</b> Manajer Persib Bandung Umuh Muchtar saat memberikan keterangan di Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat (7/5/2026). (ANTARA/Rubby Jovan) (Antara)

“Insyallah kalau lihat pemain-pemain sekarang. Walaupun tadi pun juga jangan dikatakan main bagus, main bagus, tapi kalau belum waktunya dan kita pun juga kalau bukan rezekinya kan juga bisa bahaya,” katanya.

Ia bertekad menjaga kestabilan fokus para pemain agar siap tempur di lapangan. “Saya akan menyampaikan juga satu-dua kata kepada mereka,” ujarnya menambahkan.

Di sisi lain, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bandung, Dicky Anugrah, membenarkan bahwa pengerjaan area rumput di Stadion Si Jalak Harupat mulai digulirkan secara intensif selepas laga terakhir Persib pada 31 Agustus 2026.

“Setelah tanggal 31 Agustus dan hari ini FIFA sudah melakukan perbaikan-perbaikan rumput, Si Jalak Harupat tidak diperkenankan digunakan untuk pertandingan apa pun, termasuk BRI Super League,” kata Dicky.

Dicky menyebutkan proses sterilisasi stadion dilakukan di bawah pengawasan langsung guna memenuhi standar kualifikasi FIFA ASEAN Cup 2026. “Persib tidak diperkenankan tanggal 6 September bermain di Si Jalak Harupat karena sudah masa pemeliharaan menjelang FIFA ASEAN Cup,” ujarnya.

 
Sumber: Antara
 
x|close