Ntvnews.id, Jakarta - Federasi Sepakbola Iran (FFIRI) menuduh Amerika Serikat (AS) mencabut alokasi tiket bagi suporter Timnas Iran menjelang bergulirnya Piala Dunia 2026. Tuduhan tersebut dilayangkan hanya beberapa hari sebelum turnamen sepakbola terbesar dunia itu resmi dimulai.
Dalam pernyataan resminya pada Selasa 9 Juni 2026, FFIRI menyebut langkah yang dilakukan AS bertentangan dengan regulasi FIFA terkait distribusi tiket bagi negara peserta.
Menurut federasi tersebut, aturan FIFA mewajibkan tuan rumah menyediakan alokasi tiket sebesar delapan persen dari kapasitas pertandingan untuk masing-masing tim peserta.
Lihat postingan ini di Instagram
"Kurang dari tiga hari hingga Piala Dunia 2026 dimulai, Amerika Serikat sekali lagi menghalangi kedatangan suporter Timnas Iran di stadion yang menjadi tempat tiga pertandingan tim nasional di fase grup," tulis FFIRI dalam pernyataan yang dikutip media Al Jazeera.
FFIRI menilai pencabutan alokasi tiket menjadi bagian dari rangkaian hambatan yang dialami Timnas Iran menjelang turnamen. Sebelumnya, pemerintah AS juga dilaporkan menolak pemberian visa kepada 15 anggota delegasi Iran, termasuk sejumlah pejabat federasi sepak bola negara tersebut.
Baca Juga: Erick Thohir Sambut Positif Shin Tae-yong Latih Persija
Situasi tersebut terjadi di tengah memanasnya hubungan diplomatik antara Iran dan Amerika Serikat. Ketegangan politik yang berlangsung membuat Timnas Iran memutuskan memindahkan markas persiapannya ke Meksiko meski seluruh pertandingan fase grup mereka dimainkan di Amerika Serikat.
FFIRI pun mendesak FIFA untuk mengambil langkah tegas demi memastikan prinsip netralitas dan kesetaraan tetap dijalankan selama penyelenggaraan turnamen.
"Dengan tindakan yang tak terduga, alokasi tiket untuk Federasi Sepakbola Iran telah dicabut, dan dalam situasi ini federasi tidak bisa menyediakan tiket untuk suporter tim nasional," tulis FFIRI.
Presiden FIFA Pastikan Timnas Iran Tampil di Piala Dunia 2026 (IG: Gianni Infantino)