Prabowo di Peringatan Hari Buruh: Banyak Elite Curi Uang Rakyat, Saya Tidak Rela

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 1 Mei 2026, 11:03
thumbnail-author
Zaki Islami
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Prabowo Subianto Prabowo Subianto (Tangkapan Layar)

Ntvnews.id, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menghadiri puncak peringatan Hari Buruh Internasional di Lapangan Monas, Jumat 1 Mei 2026, dengan pidato yang penuh nada tegas dan kritik keras terhadap praktik korupsi serta keserakahan sebagian pengusaha.

Dalam orasinya di hadapan ribuan buruh, Prabowo menyinggung adanya elite yang menyalahgunakan kepercayaan rakyat demi kepentingan pribadi. Ia bahkan mengaku telah berkali-kali mempertaruhkan nyawanya untuk bangsa, namun kecewa melihat praktik pencurian uang negara masih terjadi.

“Saya telah mempertaruhkan nyawa saya berkali-kali untuk bangsa ini. Tapi saya melihat banyak elite-elite yang curi uang rakyat. Bukan ini yang saya perjuangkan. Bukan negara yang dirampok oleh maling-maling, saya tidak rela,” ujarnya dengan nada tinggi.

Presiden Prabowo Subianto menyapa massa buruh dari mobil kepresidenan saat menuju lokasi peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Jumat (1/5/2026). Kehadiran Presiden Prabowo dalam peringatan <b>(Antara)</b> Presiden Prabowo Subianto menyapa massa buruh dari mobil kepresidenan saat menuju lokasi peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Jumat (1/5/2026). Kehadiran Presiden Prabowo dalam peringatan (Antara)

Prabowo juga menegaskan keprihatinannya terhadap kondisi masyarakat kecil. Ia mengaku tidak rela jika masih ada anak-anak Indonesia yang kelaparan atau ibu yang kesulitan memenuhi kebutuhan dasar seperti membeli susu.

Baca Juga: Prabowo Janji Rumah untuk Buruh: Cicilan Bisa 40 Tahun, Bunga Kredit Maksimal 5 Persen

“Saya tidak rela pejabat-pejabat pemerintah yang diberi kepercayaan oleh rakyat justru bekerja sama dengan pengusaha-pengusaha brengsek, dengan pengusaha-pengusaha serakah,” tegasnya.

Meski demikian, Prabowo mengingatkan agar masyarakat tidak menggeneralisasi seluruh pelaku usaha. Ia menilai masih banyak pengusaha yang berkontribusi positif bagi perekonomian nasional.

“Tidak semua pengusaha serakah. Banyak yang bekerja dengan baik. Kita butuh mereka supaya ekonomi hidup, jangan kita benci sama orang kaya. Tapi kalau kayanya ngerampok," lanjutnya.

Pidato tersebut menjadi salah satu sorotan utama dalam peringatan May Day 2026, mencerminkan komitmen pemerintah dalam memberantas korupsi sekaligus menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan keadilan sosial.

x|close