Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Transmigrasi M Iftitah Sulaiman Suryanagara mengungkapkan bahwa pemerintah tengah menyiapkan pembukaan pendaftaran Program Ekspedisi Patriot 2026 yang ditargetkan melibatkan sekitar 1.400 peserta dari kalangan sarjana. Program ini digarap bersama 10 perguruan tinggi nasional sebagai bagian dari upaya penguatan kawasan transmigrasi.
Ia menjelaskan bahwa pada tahun ini terdapat perubahan persyaratan bagi peserta. Jika sebelumnya mahasiswa aktif masih diperbolehkan ikut, kini hanya lulusan S1 yang dapat mendaftar.
“Insyaallah pada tahun ini, kami akan membuka kembali (pendaftaran) kepada seluruh sarjana (lulusan) S1 yang akan bergabung dengan Tim Ekspedisi Patriot 2026,” kata Iftitah di Jakarta, Rabu. Kebijakan ini diberlakukan karena sebagian peserta akan menjalani penugasan hingga satu tahun di lokasi transmigrasi.
Baca Juga: Kementrans Gandeng Unpad Kembangkan Industrialisasi Ubi Jalar di Kawasan Transmigrasi
Program Ekspedisi Patriot merupakan bagian dari inisiatif Transmigrasi Patriot yang dijalankan Kementerian Transmigrasi Republik Indonesia untuk mengoptimalkan potensi ekonomi di wilayah transmigrasi. Pada 2026, cakupan wilayah penugasan disederhanakan menjadi 52 kawasan, berkurang dari 154 wilayah pada tahun sebelumnya, guna meningkatkan efektivitas program.
Dari sisi kolaborasi pendidikan, jumlah kampus yang terlibat juga bertambah. Selain Universitas Indonesia, Institut Pertanian Bogor, Institut Teknologi Bandung, Universitas Padjadjaran, Universitas Diponegoro, Universitas Gadjah Mada, dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember, kini bergabung pula Universitas Brawijaya, Universitas Airlangga, serta Universitas Hasanuddin.
Pendaftaran program dapat dilakukan melalui situs resmi Kementrans maupun masing-masing kampus mitra. Iftitah menegaskan bahwa kesempatan ini terbuka luas bagi seluruh lulusan sarjana dari berbagai perguruan tinggi, tidak terbatas pada kampus yang bekerja sama.
“Diberikan ruang juga bagi siapapun, sarjana lulusan dari universitas manapun, untuk ikut ambil bagian di dalam program itu. Itulah kenapa kami membuka kesempatan bagi siapapun untuk ikut bergabung di dalam tim UI, misalkan, begitu pula dengan tim ITB, ITS, dan UNHAS juga demikian,” jelas Iftitah.
(Sumber: Antara)
Menteri Transmigrasi (Mentrans) M Iftitah Sulaiman Suryanagara memberikan keterangan pers usai menghadiri Rapat Pleno Hasil Reviu Laporan Tim Ekspedisi Patriot 2025 di Jakarta, Rabu (29/4/2026). ANTARA/Uyu Septiyati Liman. (Antara)