Mendes Yandri Ajak PPPK Kemendes Bangun Desa Lewat Program Desa Binaan

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 23 Apr 2026, 15:57
thumbnail-author
Chika Prisila Ardala
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto membuka Orientasi PPPK Tahun 2026 di Kantor Kemendes PDT Jakarta, Kamis 23 April 2026. ANTARA/HO-Humas Kemendes PDT. Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto membuka Orientasi PPPK Tahun 2026 di Kantor Kemendes PDT Jakarta, Kamis 23 April 2026. ANTARA/HO-Humas Kemendes PDT. (Antara)

Ntvnews.id

, Jakarta - Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto mengajak seluruh Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal untuk berperan aktif dalam pembangunan desa, salah satunya melalui program desa binaan.

“Minimal di Kemendes, kita terapkan desa binaan. Kita deklarasikan desa binaan Kemendes. Kita bina dengan menggandeng para pihak, mengawal program yang sudah ada. Jadi, tidak puyeng sendiri karena banyak program ke desa sekarang maka itu yang kita kawal,” kata Yandri saat membuka Orientasi PPPK Tahun 2026 di Kantor Kemendes PDT Jakarta, Kamis, 23 April 2026.

Ia menjelaskan bahwa desa binaan dapat dipilih berdasarkan berbagai pertimbangan, termasuk daerah asal pegawai, agar program pemerintah dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.

“Kita harus mendorong program pemerintah yang baik. Tolong ego sektoral dihilangkan, kita minimal mendukung pemerintah dengan cara kita sendiri jangan ikut merecoki,” ujarnya.

Baca Juga: MenPANRB: PPPK Tidak Boleh Dipecat Sebelum Kontrak Berakhir

Menurut Yandri, fokus pembangunan desa menjadi penting karena hampir seluruh program pemerintah bermuara di tingkat desa.

Ia mencontohkan program seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih, penanganan stunting, hingga pengentasan kemiskinan.

Karena itu, ia menekankan seluruh pegawai Kemendes PDT harus terlibat secara maksimal sesuai dengan tugas dan kewenangannya masing-masing.

Selain itu, Yandri juga mengingatkan peserta orientasi untuk memahami secara mendalam materi yang diberikan, terutama terkait tugas, fungsi, serta struktur organisasi kementerian.

Ia berharap para pegawai mampu menjalankan perannya secara optimal, baik di lingkungan kerja maupun di masyarakat, sehingga berdampak nyata pada peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pengentasan desa tertinggal.

Baca Juga: PPPK Uji UU ASN ke MK karena Tak Ingin Jadi “ASN Kelas Dua”

“Orientasi ini harus sungguh-sungguh jangan sampai nggak paham sama rumah sendiri. Jangan sampai enggak ngerti soal Kemendes PDT. Ini adalah kelembagaan yang kita bawa maka keberhasilan Kemendes ini ya tergantung Bapak Ibu sekalian. Yang kita urus Indonesia bukan beberapa daerah saja,” katanya.

Adapun materi orientasi yang diberikan mencakup pengenalan organisasi kementerian serta nilai dan etika instansi pemerintah.

Melalui pembekalan tersebut, peserta diharapkan menjadi aparatur yang tangguh dan siap berkontribusi dalam pembangunan desa di seluruh Indonesia tanpa mengabaikan aturan yang berlaku.

(Sumber: Antara)

x|close