Ntvnews.id , Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK), Agus Harimurti Yudhoyono, menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan perguruan tinggi dalam memperkuat sumber daya manusia (SDM) serta pembangunan infrastruktur di Kalimantan.
Ia menegaskan bahwa sinergi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan pembangunan nasional, terutama di Kalimantan yang memiliki potensi sumber daya alam yang besar.
“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk akademisi, sangat dibutuhkan. Kampus menjadi sumber riset dan inovasi yang penting dalam mendukung pembangunan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi,” ujar Agus Harimurti Yudhoyono dalam keterangannya di Jakarta pada Selasa, 14 April 2026.
Ia menjelaskan bahwa Kemenko IPK mengedepankan pendekatan pentahelix yang melibatkan pemerintah, akademisi, dunia usaha, media, dan komunitas dalam perumusan serta pelaksanaan kebijakan pembangunan.
Baca Juga: AHY Gelar Baksos Paskah di Jakbar, Bagikan Sembako untuk Jemaat
Pendekatan tersebut dinilai penting untuk memastikan kebijakan lebih tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Lebih lanjut, Agus Harimurti Yudhoyono menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur saat ini tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pada hasil dan dampaknya.
“Pendekatan kita adalah outcome dan impact. Infrastruktur harus berkontribusi langsung pada kesejahteraan masyarakat, termasuk mengurangi kemiskinan dan ketimpangan serta membuka lapangan kerja,” katanya.
Ia juga menjelaskan bahwa kementerian di bawah koordinasinya mencakup sektor agraria dan tata ruang, pekerjaan umum, perumahan dan kawasan permukiman, transportasi, hingga transmigrasi, yang semuanya terintegrasi dalam pembangunan wilayah.
Terkait Kalimantan, ia menilai wilayah tersebut memiliki potensi besar sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru nasional, terutama dengan kekayaan sumber daya alam serta pengembangan kawasan strategis di Kalimantan Timur.
“Kalimantan memiliki sumber daya yang luar biasa. Tantangannya adalah mengelola secara berkelanjutan dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Di sinilah peran Institut Teknologi Kalimantan (ITK) sangat strategis dalam mencetak SDM unggul sekaligus mendorong riset dan inovasi,” ujarnya.
Baca Juga: Nama Anak Kedua AHY dan Annisa Pohan Diambil dari Leluhur Jawa
Agus Harimurti Yudhoyono juga menekankan pentingnya keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan keberlanjutan lingkungan, di mana konsep prosperity dan sustainability harus berjalan beriringan dalam setiap kebijakan pembangunan.
Ia menyatakan komitmennya untuk terus membuka ruang kolaborasi dengan ITK dan berbagai perguruan tinggi lainnya.
“Kami siap berkolaborasi. ITK memiliki peran penting sebagai pusat pengembangan teknologi di Kalimantan dan diharapkan menjadi motor penggerak kemajuan melalui riset dan inovasi,” katanya.
(Sumber: Antara)
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). ANTARA/HO-Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan. (Antara)