Ntvnews.id, Jakarta - Kerja sama militer China-Rusia memainkan peran penting dalam menjaga kedaulatan dan keamanan kedua negara, serta menegakkan perdamaian dan stabilitas internasional dan regional, kata seorang juru bicara pertahanan China pada Jumat.
Sang jubir, Jiang Bin, menyampaikan pernyataan tersebut saat menanggapi pertanyaan media mengenai latihan maritim dan patroli gabungan China-Rusia yang digelar baru-baru ini.
Jiang mengonfirmasi bahwa pasukan yang berpartisipasi berhasil menyelesaikan semua tugas dalam latihan "Joint Sea-2026", dan kedua belah pihak kini telah beralih ke patroli maritim gabungan.
Aktivitas tersebut merupakan bagian dari rencana kerja sama tahunan antara militer China dan Rusia, yang bertujuan untuk memperkuat kapabilitas kedua militer dalam menghadapi berbagai ancaman keamanan maritim secara bersama-sama, ujarnya kepada media, seraya menambahkan bahwa kegiatan itu tidak berkaitan dengan situasi internasional maupun regional saat ini.
Jiang menegaskan kembali bahwa kerja sama militer China-Rusia menganut prinsip-prinsip nonaliansi, nonkonfrontasi, dan tidak menargetkan pihak ketiga mana pun.
"Kami berharap pihak-pihak terkait memandang kerja sama militer China-Rusia secara objektif dan rasional, serta berhenti membuat spekulasi yang tidak berdasar dan berhenti memfitnah maupun menggembar-gemborkan," tuturnya.
ANTARA
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Lin Jian. (Antara)