Ntvnews.id, Jakarta - Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) AM Hendropriyono turut mengomentari isu bahwa Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, ditampar oleh Panglima Kopassus Letjen TNI Djon Afriandi. Menurut Hendro, peristiwa yang kisahnya viral di media sosial tersebut tak pernah terjadi.
"Itu informasi nggak benar itu. Kita lagi zaman begini mesti ngerti itu kan hoax. Itu nggak benar, nggak pernah ada kejadian seperti itu, nggak pernah," ujar Hendro dalam video yang diunggah akun Instagram miliknya, @amhendropriyono, dikutip Kamis, 23 April 2026.
Menurut Hendro, mustahil hal itu terjadi. Apalagi berlangsung di lingkungan Istana.
"Saya kira kita semua paham ya, bahwa dalam lingkungan profesional dan kehormatan, tidak mungkin terjadi tindakan seperti itu, nggak benar," tuturnya.
Terlebih, karier Teddy saat ini tengah moncer dan memiliki jabatan yang juga penting. Sehingga, menurut Hendro hal itu takkan mungkin terjadi.
"Apalagi terhadap Teddy seorang yang sedang menapaki karier yang cemerlang begitu. Jangan coba-coba gitu," tuturnya.
Purnawirawan jenderal Kopassus itu menilai pihak yang menyebarkan isu tersebut kejam. Sebab, sama saja melakukan pembunuhan karakter terhadap Teddy.
"Jangan kejamlah kita, membunuh perdata itu, nggak bagus. Moral dan etika bangsa kita turun-temurun dari orang tua nggak ada itu. Jadi nggak benar itu," tandasnya.
Mayor Teddy Indra Wijaya (kedua kanan) memberikan hormat kepada Presiden Prabowo Subianto saat pengumuman jajaran menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (20/10/2024). (ANTARA (Hafidz Mubarak A))