Ntvnews.id, Jakarta - Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menerima Direktur Jenderal Imigrasi Hendarsam Marantoko dalam sebuah pertemuan di Kantor Sekretariat Kabinet, Jakarta Pusat, Selasa (21/4/2026) larut malam. Pertemuan ini menjadi momen awal koordinasi setelah Hendarsam resmi dilantik sebagai Dirjen Imigrasi pada 1 April 2026.
Dalam pertemuan tersebut, Hendarsam memaparkan berbagai rencana program strategis yang akan dijalankan oleh Direktorat Jenderal Imigrasi. Fokus utama pembahasan mencakup upaya peningkatan kualitas layanan keimigrasian, terutama dalam menghadapi kebutuhan mobilitas masyarakat yang terus meningkat.
"Dalam pertemuan tersebut, Dirjen Imigrasi menyampaikan sejumlah rencana program strategis," kata Teddy melalui akun Instagram Sekretariat Kabinet, Rabu (22/4/2026).
Salah satu agenda penting yang dibahas adalah penyederhanaan proses keimigrasian bagi jemaah haji tahun 2026. Langkah ini diarahkan untuk menciptakan proses yang lebih praktis dan memberikan kenyamanan bagi para calon jemaah. Selain itu, peningkatan kualitas layanan di bandara dan pelabuhan juga menjadi perhatian, dengan tujuan mempercepat dan mengefisienkan proses pemeriksaan.
Baca Juga: Imigrasi Tindak Hukum 3 Warga Negara Pakistan, Terduga Pelaku Penyelundupan Manusia ke Australia
"Mulai dari penyederhanaan proses keimigrasian bagi jemaah haji musim ini agar lebih praktis dan nyaman, peningkatan pelayanan di bandara dan pelabuhan agar lebih cepat, praktis dan efisien, hingga perbaikan sejumlah PLBN di beberapa daerah perbatasan," jelas Teddy.
Tidak hanya berfokus pada layanan di titik keberangkatan dan kedatangan, pembahasan juga mencakup perbaikan sejumlah Pos Lintas Batas Negara (PLBN) di wilayah perbatasan. Langkah ini dinilai penting untuk memperkuat fungsi pengawasan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan di daerah-daerah strategis.
Teddy menegaskan bahwa Direktorat Jenderal Imigrasi memiliki peran krusial dalam mengawasi lalu lintas keluar masuk penumpang. Fungsi tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan sekaligus memastikan kenyamanan perjalanan, baik bagi warga negara Indonesia maupun warga asing.
"Imigrasi memegang peran strategis dalam mengawasi lalu lintas keluar masuk penumpang demi menjaga keamanan dan kenyamanan perjalanan warga negara Indonesia maupun warga asing," tutur Teddy.
Baca Juga: Imigrasi Tunda Keberangkatan 13 WNI Terindikasi Haji Non-Prosedural
Sebelumnya, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto secara resmi melantik Hendarsam Marantoko sebagai Direktur Jenderal Imigrasi pada 1 April 2026. Ia menggantikan Pelaksana Tugas Dirjen Imigrasi, Yuldi Yusman.
Dalam arahannya, Agus menekankan pentingnya menjadikan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan sebagai landasan dalam merumuskan kebijakan dan program kerja ke depan. Ia juga menyampaikan harapan agar kepemimpinan baru mampu meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
"Semoga di bawah kepemimpinan Bapak, Imigrasi memberikan pelayanan semakin baik kepada masyarakat, menjadi instansi yang kuat, dan mudah-mudahan bisa menjadi contoh bagi yang lain," imbuhnya.
Lebih lanjut, Agus menyoroti tantangan dinamika global yang menuntut perubahan cara kerja di lingkungan kementerian. Ia menekankan pentingnya soliditas internal serta kolaborasi lintas fungsi sebagai kunci menghadapi perubahan tersebut.
"Saya berharap kepada seluruh insan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dapat terus menjaga soliditas, menjaga kekompakan, kerja sama kolaborasi dan komunikasi, baik internal maupun eksternal," tegasnya.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya bertemu Direktur Jenderal Imigrasi Hendarsam Marantoko di Kantor Sekretariat Kabinet, Jakarta. (Instagram)