Kemlu RI Protes Aksi Israel di Reruntuhan RS Indonesia

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 23 Apr 2026, 10:45
thumbnail-author
Chika Prisila Ardala
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Arsip foto - Rumah Sakit Indonesia di Beit Lahia, Gaza utara, yang sudah tidak berfungsi akibat serangan Israel. ANTARA/Anadolu/py/pri. Arsip foto - Rumah Sakit Indonesia di Beit Lahia, Gaza utara, yang sudah tidak berfungsi akibat serangan Israel. ANTARA/Anadolu/py/pri. (Antara)

Ntvnews.id , Jakarta - Pemerintah Indonesia menyampaikan kecaman keras terhadap tindakan militer Israel yang memasang spanduk propaganda di reruntuhan Rumah Sakit Indonesia di Gaza utara, Palestina.

"Indonesia mengecam keras dan memprotes pemasangan spanduk ‘Rising Lion’ oleh pasukan Israel di atas reruntuhan Rumah Sakit Indonesia di Gaza," sebut Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) dalam pernyataan melalui platform X, Rabu, 22 April 2026.

Indonesia menilai penggunaan simbol dan propaganda militer di atas reruntuhan rumah sakit, terlebih jika dikaitkan dengan operasi militer tertentu, merupakan tindakan yang sangat provokatif dan tidak dapat dibenarkan.

Baca Juga: Krisis Pangan di Gaza Palestina Kian Memburuk!

Kemlu RI menegaskan bahwa Rumah Sakit Indonesia di Gaza merupakan fasilitas sipil yang dibangun untuk memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat Palestina, sehingga tidak semestinya dijadikan lokasi pemasangan propaganda militer.

"Tindakan tersebut merupakan penghinaan terhadap fasilitas kemanusiaan yang dibangun dari solidaritas rakyat Indonesia untuk membantu rakyat Palestina," kata Kemlu RI.

Pemerintah Indonesia juga menekankan bahwa rumah sakit dan seluruh fasilitas medis wajib dihormati serta dilindungi sesuai dengan hukum humaniter internasional.

Selain itu, Indonesia mendesak Israel untuk menghentikan tindakan yang melanggar prinsip perlindungan terhadap infrastruktur sipil serta memastikan adanya akuntabilitas atas serangan terhadap fasilitas kesehatan di Jalur Gaza.

Rumah Sakit Indonesia sebelumnya terdampak serangan militer Israel sejak Oktober 2023 hingga periode gencatan senjata pada Oktober 2025.

Baca Juga: Indonesia Protes Spanduk “Rising Lion” Israel di RS Indonesia di Gaza

Direktur rumah sakit tersebut, Marwan Al-Sultan, dilaporkan gugur akibat serangan Israel terhadap kediamannya di Gaza barat pada Juli 2025.

Menurut laporan media, pasukan Israel yang berada di lokasi memasang spanduk bertuliskan "Rising Lion" di bagian atap bangunan.

"Rising Lion" juga diketahui digunakan sebagai nama operasi militer Israel terhadap Iran pada Juni 2025.

(Sumber: Antara)

x|close