1 Pekan Terapkan WFH, Malaysia Hemat 334 Ribu Liter BBM

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 22 Apr 2026, 20:28
thumbnail-author
Chika Prisila Ardala
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Arsip - Menteri Komunikasi Malaysia Fahmi Fadzil saat memberikan keterangan kepada wartawan di Gedung Kementerian Komunikasi Malaysia, di Putrajaya, Malaysia, Rabu (8/4/2026). (ANTARA/Rangga Pandu Asmara Jingga) Arsip - Menteri Komunikasi Malaysia Fahmi Fadzil saat memberikan keterangan kepada wartawan di Gedung Kementerian Komunikasi Malaysia, di Putrajaya, Malaysia, Rabu (8/4/2026). (ANTARA/Rangga Pandu Asmara Jingga) (Antara)

Ntvnews.id

, Kuala Lumpur - Pemerintah Malaysia memperkirakan mampu menghemat sedikitnya 334.000 liter bahan bakar minyak (BBM) setelah menerapkan kebijakan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) bagi pegawai negeri dalam satu pekan terakhir.

"Sejak tanggal 15 April hingga kemarin (Selasa, 21 April), diperkirakan penghematan yang berhasil diraih mencapai 334.000 liter bahan bakar; setara dengan penghematan sebesar 678.000 ringgit (Rp2,9 miliar)," kata Fahmi Fadzil dalam konferensi pers di Putrajaya, Malaysia, Rabu, 22 April 2026.

Fahmi yang juga menjabat sebagai juru bicara pemerintah Malaysia menyampaikan bahwa berdasarkan laporan Ketua Setia Usaha Negara Malaysia Shamsul Azri Abu Bakar, hingga saat ini sebanyak 155.000 pegawai negeri telah mendaftar untuk mengikuti skema WFH.

Dalam rapat kabinet tersebut, Perdana Menteri Anwar Ibrahim meminta seluruh menteri memastikan bahwa tidak hanya kementerian dan departemen, tetapi juga lembaga di bawahnya turut menerapkan langkah-langkah penghematan guna menjaga keberlanjutan pasokan bahan bakar.

Baca Juga: Kebakaran Hebat di Malaysia Hanguskan Sekitar 1.000 Rumah

"Termasuk di antaranya adalah memperbanyak pertemuan secara daring, yaitu dengan mengurangi rapat tatap muka; selain itu, diminta untuk mengurangi program dan perjalanan ke luar negeri serta mengutamakan penggunaan fasilitas milik lembaga atau pemerintah dalam pelaksanaan program pelatihan," jelas Fahmi.

Selain itu, PM Anwar juga meminta agar dilakukan pengumpulan data dari sektor swasta terkait implementasi WFH untuk mengetahui potensi penghematan secara lebih luas.

Pemerintah Malaysia sendiri mulai memberlakukan kebijakan WFH sejak Rabu, 15 April 2026. Aturan ini diterapkan melalui Jabatan Perkhidmatan Awam (JPA) Malaysia dan mencakup pegawai di Wilayah Persekutuan Kuala Lumpur, Putrajaya, serta Negara Bagian Selangor, termasuk pegawai di ibu kota negara bagian lainnya dengan jarak tempuh lebih dari 8 kilometer dari rumah ke kantor.

Namun, kebijakan ini tidak berlaku bagi sektor tertentu seperti keselamatan dan pertahanan, kesehatan, serta pendidikan.

Baca Juga: Malaysia Terapkan WFH untuk Hemat BBM, ASN Bisa Kerja dari Ponsel

Untuk daerah yang menetapkan hari libur Minggu, pelaksanaan WFH dilakukan pada Selasa, Rabu, dan Kamis.

Sementara itu, bagi wilayah yang libur pada Jumat seperti Kedah, Kelantan, dan Terengganu, WFH dijalankan pada Senin hingga Rabu.

Pelaksanaan WFH ini bersifat situasional sesuai kebutuhan instansi dan dilengkapi dengan sistem pemantauan ketat. Pegawai diwajibkan mendaftarkan lokasi rumah melalui Sistem Pengurusan Maklumat Sumber Manusia (HRMIS).

Selama bekerja dari rumah, pegawai juga diwajibkan melaporkan kehadiran setiap satu jam melalui Sistem Pelaporan Operasi Tugas Secara Elektronik (SPOT-Me) agar aktivitas kerja tetap terpantau oleh atasan.

(Sumber: Antara)

x|close