William Heinrich Mundur dari Pencalonan Ketum HIPMI, Dukungan ke Ade Jona

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 21 Apr 2026, 17:13
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
William Heinrich resmi menyatakan tidak melanjutkan proses pencalonannya sebagai Ketua Umum BPP HIPMI Masa Bakti 2026–2029 William Heinrich resmi menyatakan tidak melanjutkan proses pencalonannya sebagai Ketua Umum BPP HIPMI Masa Bakti 2026–2029 (Istimewa)

Ntvnews.id, Jakarta - William Heinrich resmi menyatakan tidak melanjutkan proses pencalonannya sebagai Ketua Umum BPP HIPMI Masa Bakti 2026–2029. Keputusan tersebut disampaikan dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Selasa, 21 April 2026.

Dalam pernyataannya, William menegaskan bahwa keputusan itu diambil dengan mempertimbangkan keutuhan dan persatuan organisasi.

“Saya ingin menyampaikan keputusan ini dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab sebagai bagian dari keluarga besar HIPMI. Bagi saya, HIPMI bukan sekadar organisasi, tetapi rumah persaudaraan yang harus dijaga keutuhannya,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan adanya pertemuan dengan bakal calon ketua umum lainnya, Ade Jona Prasetyo, yang menjadi salah satu momentum penting dalam pengambilan keputusan tersebut.

“Saya mengapresiasi kehadiran saudara saya, Bakal Calon Ketua Umum BPP HIPMI Masa Bakti 2026-2029, Ade Jona Prasetyo, di Posko Pemenangan saya di kawasan Pulo Raya, Jakarta Selatan, Senin (20/04/2026),” katanya.

Baca Juga: Sambangi Istana, Rosan Bakal Laporkan Realisasi Investasi Kuartal I ke Prabowo

Menurut William, dalam pertemuan itu keduanya memiliki kesamaan pandangan mengenai pentingnya menempatkan kepentingan organisasi di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.

“Dalam pertemuan tersebut, kami menemukan satu kesamaan pandangan bahwa kepentingan HIPMI harus ditempatkan di atas kepentingan pribadi maupun kelompok. Dialog yang terbangun berlangsung hangat, terbuka, dan penuh semangat persaudaraan,” tuturnya.

Ia menilai pertemuan tersebut semakin menguatkan keyakinannya bahwa persatuan menjadi kunci masa depan HIPMI.

“Pertemuan ini menjadi momentum penting yang memperkuat keyakinan saya bahwa persatuan adalah jalan terbaik bagi masa depan HIPMI,” ucapnya.

William Heinrich resmi menyatakan tidak melanjutkan proses pencalonannya sebagai Ketua Umum BPP HIPMI Masa Bakti 2026&ndash;2029 <b>(Istimewa)</b> William Heinrich resmi menyatakan tidak melanjutkan proses pencalonannya sebagai Ketua Umum BPP HIPMI Masa Bakti 2026–2029 (Istimewa)

William menegaskan bahwa dinamika yang terjadi dalam organisasi seharusnya menjadi ruang untuk memperkuat kolaborasi.

“Ini bukan tentang saya pribadi, dan juga bukan tentang Ade Jona. Ini adalah tentang HIPMI, tentang bagaimana kita menjaga marwah, memperkuat solidaritas, dan memastikan organisasi ini tetap menjadi wadah terbaik bagi pengusaha muda Indonesia,” katanya.

“Dalam setiap dinamika, kita harus mampu naik satu tingkat lebih tinggi. Dari kompetisi menuju kolaborasi, dari perbedaan menuju kesamaan tujuan,” lanjutnya.

Setelah melalui refleksi, ia memutuskan untuk mengedepankan nilai persaudaraan.

“Setelah melalui refleksi mendalam, saya menempatkan nilai persaudaraan dan persahabatan di atas segala dinamika kontestasi. Prinsip ‘bertanding untuk bersanding’ harus benar-benar diwujudkan, bukan sekadar slogan,” ujarnya.

Ia juga menyebut keputusan tersebut tidak lepas dari komunikasi dengan para senior HIPMI.

“Keputusan ini juga merupakan hasil komunikasi dan koordinasi yang intens dengan para senior HIPMI. Saya menghargai masukan, nasihat, dan pandangan mereka demi menjaga marwah organisasi,” katanya.

William kemudian menegaskan sikapnya untuk mundur sekaligus memberikan dukungan kepada Ade Jona.

“Dengan segala kerendahan hati, saya memutuskan tidak melanjutkan proses pencalonan sebagai Calon Ketua Umum BPP HIPMI. Atas dasar kesamaan visi dan perjuangan gagasan untuk membesarkan HIPMI, saya menyatakan bergabung dan memberikan dukungan kepada Caketum Ade Jona,” tegasnya.

Ia juga memastikan dukungan dari BPD yang selama ini bersamanya akan ikut dalam barisan yang sama.

“Bersama saya, BPD-BPD yang selama ini memberikan dukungan juga akan ikut dalam barisan yang sama demi konsolidasi organisasi,” ujarnya.

William turut menyampaikan apresiasi dan permohonan maaf kepada seluruh pihak yang telah mendukungnya.

“Saya menyampaikan terima kasih yang setulus-tulusnya kepada para senior HIPMI, BPD, serta seluruh anggota yang telah memberikan kepercayaan, dukungan, dan perjuangan bersama. Dukungan tersebut adalah kehormatan besar yang akan selalu saya jaga dan hargai,” katanya.

“Saya juga memohon maaf karena belum dapat sepenuhnya menjawab harapan dan tujuan besar yang kita perjuangkan bersama dalam proses ini. Namun saya percaya, setiap langkah yang diambil tetap dalam niat baik untuk organisasi,” lanjutnya.

Ia menegaskan bahwa keputusan tersebut diambil demi kepentingan bersama.

“Percayalah bahwa keputusan ini adalah pilihan terbaik untuk kita semua, demi menjaga keutuhan dan masa depan HIPMI yang kita cintai bersama,” ujarnya.

Lebih lanjut, William berharap pelaksanaan Munas HIPMI dapat berjalan dengan kondusif dan penuh semangat kebersamaan.

“Saya berharap Munas HIPMI tetap berlangsung dengan guyup, rukun, dan penuh semangat kebersamaan. Mari kita kedepankan persaudaraan dan persahabatan, karena itulah kekuatan utama HIPMI,” katanya.

“Saya tetap berkomitmen untuk berkontribusi bagi HIPMI dalam posisi dan peran apa pun. Karena pada akhirnya, yang kita perjuangkan bukanlah posisi, tetapi kemajuan organisasi dan kontribusi nyata bagi bangsa,” tutupnya.

x|close