Perajin Tempe Ngawi Semringah, Produksi Naik 100 Persen Berkat Kehadiran MBG

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 21 Apr 2026, 17:03
thumbnail-author
Chika Prisila Ardala
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) inisiasi Presiden Prabowo membawa berkah bagi Sholikin, perajin tempe asal Ngawi, yang mengalami kenaikan produksi hingga 100 persen berkat pesanan untuk kebutuhan gizi masyarakat. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) inisiasi Presiden Prabowo membawa berkah bagi Sholikin, perajin tempe asal Ngawi, yang mengalami kenaikan produksi hingga 100 persen berkat pesanan untuk kebutuhan gizi masyarakat. (Bakom)

Ntvnews.id

Ngawi - Kedelai dan tempe sudah menjadi pemandangan biasa bagi Sholikin, seorang perajin tempe asal Desa Semen, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Setiap hari, proses produksi, mulai dari penyortiran kedelai hingga pengemasan tempe, dilakukan oleh tangannya sendiri.

Sholikin memulai usahanya dari nol. Bermodalkan optimisme, ia yakin dapat terus mengembangkan usahanya.

Tak terasa, kini sudah enam tahun ia konsisten melakoni usaha sebagai perajin tempe. Hal itu tak terlepas dari kegigihannya dalam mencari pasar yang mau menyerap hasil produksinya.

"Saya jual keliling sama ke toko-toko. Toko sayur, ke warung-warung. Kalau ada pasaran, ya ke pasar terdekat," jelas Sholikin, dikutip Selasa 21 April 2026.

Kerja keras Sholikin pun terbayarkan. Dalam kondisi normal, ia kini bisa memproduksi tempe sekitar 40 hingga 45 kilogram (kg), meningkat dari sekitar 15 hingga 20 kg saat pertama kali merintis usaha.

Namun, rezekinya kian mengalir ketika Presiden Prabowo Subianto menggulirkan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Baca Juga: Program MBG Gairahkan Produksi Keripik di Kampung Tempe Ngawi, Kebutuhan Tempe Bisa Capai 90 Kg

Berkat program tersebut, usaha tempe Sholikin kebanjiran pesanan. Produksinya pun melonjak signifikan meski baru memasok kebutuhan untuk satu dapur MBG saja.

Program *Makan Bergizi Gratis (MBG)* inisiasi Presiden Prabowo membawa berkah bagi Sholikin, perajin tempe asal Ngawi, yang mengalami kenaikan produksi hingga 100 persen berkat pesanan untuk kebutuhan gizi masyarakat. <b>(Bakom)</b> Program *Makan Bergizi Gratis (MBG)* inisiasi Presiden Prabowo membawa berkah bagi Sholikin, perajin tempe asal Ngawi, yang mengalami kenaikan produksi hingga 100 persen berkat pesanan untuk kebutuhan gizi masyarakat. (Bakom)

"Alhamdulillah dampaknya positif. Kalau ada pemesanan itu ya (kenaikannya) ada 100 persen," tutur dia dengan semringah.

Sholikin melanjutkan, kehadiran MBG berdampak positif bagi pelaku usaha kecil seperti dirinya. Program tersebut tidak hanya meningkatkan kapasitas produksi, tetapi juga membuka peluang pendapatan bagi warga sekitar yang membutuhkan pekerjaan.

Oleh karenanya, ia mengaku senang dengan kehadiran program MBG dan berharap program ini dapat terus berlanjut.

"Kalau bisa diadakan terus program MBG. Kalau nantinya tidak ada, ya bagaimana solusinya pemerintah mencarikan mata pencaharian lain bagi mereka yang bekerja di SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) atau dibukakan lapangan pekerjaan lain," jelas dia.

Baca Juga: Petani Bersyukur Program MBG Dongkrak Pendapatan 60 Persen, Siap Pasok Sayuran saat Kemarau

Atas manfaat yang dirasakannya, Sholikin mengucapkan terima kasih kepada Prabowo atas inisiatif program MBG.

Ia berharap program ini terus berjalan dan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat yang belum menerima manfaatnya.

"Pak Prabowo, terima kasih atas programnya. Semoga ke depan semakin lancar dan enggak ada masalah-masalah apa pun," pungkas dia.

x|close