Ntvnews.id
"Kami minta ini diusut tuntas dan sekaligus menyampaikan keprihatinan mendalam atas insiden penikaman yang menimpa Ketua Partai Golkar Malra," kata Ketua DPD I Partai Golkar Maluku, Umar A. Lessy, dalam pernyataan tertulis di Ambon, Minggu, 19 April 2026.
Ia menilai insiden tersebut merupakan peristiwa serius yang tidak hanya berdampak pada korban dan keluarga, tetapi juga berpotensi mengganggu stabilitas sosial serta situasi keamanan di wilayah Maluku Tenggara.
Baca Juga: Ketua Golkar Maluku Tenggara Tewas Ditikam OTK di Bandara
"Kami mengutuk keras tindakan kekerasan dalam bentuk apa pun yang terjadi terhadap Ketua DPD II Malra. Tindakan penikaman ini adalah perbuatan melawan hukum dan tidak dapat ditolerir dalam kehidupan berbangsa dan bernegara," kata Umar.
Golkar juga mengimbau seluruh kader, khususnya di Kabupaten Maluku Tenggara, untuk tetap menahan diri, tidak terprovokasi, dan menjaga kondisi tetap aman serta kondusif.
"Solidaritas harus ditunjukkan dalam bentuk sikap dewasa dan bukannya tindakan yang memperkeruh keadaan," katanya.
Selain itu, pihaknya meminta aparat keamanan untuk segera menangkap pelaku serta mengungkap motif di balik kejadian tersebut secara transparan dan profesional.
"Mendorong semua pihak termasuk tokoh masyarakat, tokoh agama dan elemen pemuda untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat serta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi," ujarnya.
Ia juga menginstruksikan seluruh struktur Partai Golkar di Maluku untuk tetap solid, memperkuat komunikasi internal, serta menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus kepada aparat penegak hukum.
Baca Juga: Terpopuler: 2 Kapal Pertamina Tak Bisa Lintasi Selat Hormuz, Ketua Golkar Maluku Tenggara Tewas
DPD I Partai Golkar Maluku juga menegaskan komitmennya dalam menjaga nilai demokrasi, perdamaian, serta supremasi hukum di wilayah Provinsi Maluku.
Sebelumnya, Agrapinus Rumatora diduga datang ke Maluku Tenggara dalam rangka persiapan pelaksanaan musyawarah daerah (musda).
Namun, ia menjadi korban penikaman oleh orang tak dikenal di kawasan Bandara Langgur dan sempat dilarikan ke rumah sakit setempat sebelum akhirnya meninggal dunia.
(Sumber: Antara)
Logo Partai Golkar. ANTARA/Daniel Leonard (Antara)