Ntvnews.id, Kabupaten Tangerang - Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Listyo Sigit Prabowo mengajak kalangan buruh dan pengusaha untuk bersama-sama menjaga stabilitas iklim investasi nasional di tengah tantangan geopolitik global.
"Kita sepakat bahwa Indonesia harus bisa menghadapi situasi geopolitik global ini. Salah satunya bagi rekan-rekan buruh dan rekan-rekan pengusaha untuk bisa eksis dan salah satunya adalah bagaimana kita berupaya untuk mewujudkan iklim investasi yang kondusif," ungkap Kapolri Sigit saat menghadiri agenda Halalbihalal Buruh di Tangerang, Selasa, 14 April 2026.
Ia menegaskan bahwa Indonesia memiliki komitmen bersama untuk menjaga kondisi yang kondusif guna menghindari dampak krisis ekonomi yang dapat memengaruhi stabilitas dalam negeri. Menurutnya, keterlibatan aktif buruh dan pelaku usaha sangat penting dalam menciptakan lingkungan investasi yang sehat dan berkelanjutan.
Kapolri juga menyoroti potensi besar Indonesia, baik dari sisi sumber daya alam maupun sumber daya manusia, yang menjadi modal utama untuk bersaing dalam menarik investasi global.
"Dan saya kira Indonesia memiliki sumber daya alam yang sangat luar biasa, kita memiliki sumber daya manusia yang cukup besar dan kita siap untuk bisa bersaing dengan negara lain terkait dengan investasi," ujarnya.
Lebih lanjut, Listyo Sigit Prabowo mendorong sinergi antara seluruh elemen masyarakat, termasuk buruh, pengusaha, dan lembaga terkait, guna menciptakan ekosistem ekonomi yang kuat serta mampu menyelesaikan persoalan hubungan industrial secara baik tanpa konflik yang berpotensi memicu eskalasi.
Baca Juga: Kapolri Ajak Buruh KSPSI Bersatu Hadapi Dinamika Global
"Dan kita tunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia mampu menyelesaikan hal-hal yang bersifat industrial, hubungan-hubungan sengketa industrial dengan baik tanpa harus terjadi situasi-situasi yang tentunya berdampak terhadap eskalasi," katanya.
Ia juga mengajak kedua pihak untuk terus berdialog dan berkolaborasi, termasuk dalam penyusunan serta revisi regulasi ketenagakerjaan seperti Undang-Undang Cipta Kerja.
"Dan kita dorong juga bagaimana rekan-rekan buruh dan pengusaha untuk berembuk dalam hal menyusun dan merevisi Undang-Undang Ciptaker (Cipta Kerja) ke depan, sehingga kemudian terjadi satu kesepakatan bersama yang kemudian tinggal dijadikan norma. Nanti direvisi Undang-Undang Ciptaker," kata dia.
Baca Juga: Aktivis Buruh Ermanto Usman Meninggal Dunia Diduga Dibunuh
Dalam momentum peringatan Hari Buruh atau May Day, Kapolri mengajak seluruh pihak untuk menjadikannya sebagai simbol persatuan dan optimisme bahwa Indonesia mampu menghadapi berbagai tantangan global serta tetap menjadi tujuan investasi yang aman dan terbuka.
"Mari kita rayakan hari ulang tahun ini dengan baik, dengan aman, dengan tertib, dan tentunya kita tunjukkan kepada dunia bahwa buruh Indonesia, pengusaha Indonesia, semuanya kompak dan siap memberikan ruang bagi investasi yang akan masuk di Indonesia," kata dia.
(Sumber: Antara)
Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memberikan keterangan pers usai menghadiri Halalbihalal Buruh di Tangerang, Selasa (14/4/2026). ANTARA/Azmi Samsul M (Antara)