Teddy Indra Wijaya Respons Isu Reshuffle April: Nanti Presiden yang Cerita

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 7 Apr 2026, 14:23
thumbnail-author
Dedi
Penulis & Editor
Bagikan
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya memberikan pernyataan kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa 7 April 2026. (ANTARA/Fathur Rochman) Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya memberikan pernyataan kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa 7 April 2026. (ANTARA/Fathur Rochman) (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya akhirnya merespons isu reshuffle atau perombakan Kabinet Merah Putih yang disebut-sebut akan dilakukan dalam waktu dekat.

Saat ditemui di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta pada Selasa (7/4), Teddy tidak memberikan jawaban pasti terkait waktu pelaksanaan reshuffle tersebut.

"Tunggu aja," ujarnya singkat.

Baca Juga: Istana Presiden Kini Dibuka untuk Pelajar, Bisa Belajar Langsung di Pusat Pemerintahan

Ia juga menegaskan bahwa keputusan dan penjelasan lebih lanjut sepenuhnya berada di tangan Presiden.

"Nanti Bapak Presiden akan menceritakan," kata Teddy.

Pernyataan ini muncul di tengah spekulasi mengenai kemungkinan perombakan kabinet pada April. Meski begitu, Teddy tetap irit bicara dan tidak mengonfirmasi maupun membantah kabar yang beredar.

Sebagai catatan, Presiden Prabowo Subianto terakhir kali melakukan reshuffle pada 5 Februari 2026. Saat itu, Juda Agung dilantik sebagai Wakil Menteri Keuangan.

Baca Juga: Respons Pramono Soal Jakarta Posisi Kedua Kota Teraman di ASEAN

Juda menggantikan Thomas Djiwandono yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan. Thomas kemudian beralih posisi setelah terpilih sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia.

Perubahan jabatan tersebut juga berkaitan dengan posisi Juda sebelumnya sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia yang ia tinggalkan sebelum masuk ke kabinet.

Hingga kini, belum ada keterangan resmi lebih lanjut terkait waktu maupun sosok yang berpotensi terkena reshuffle, sementara publik masih menunggu kepastian dari Presiden.

x|close