20 Truk Disiapkan untuk Tangani Sampah di Pasar Kramat Jati

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 2 Apr 2026, 11:05
thumbnail-author
Adiansyah
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Penanganan Sampah di Pasar Induk Kramat Jati Penanganan Sampah di Pasar Induk Kramat Jati (Humas Pemprov DKI)

Ntvnews.id, Jakarta - Upaya percepatan penanganan sampah di Pasar Induk Kramat Jati terus dilakukan. Perumda Pasar Jaya menyewa 20 unit truk pengangkut sampah guna mengatasi penumpukan yang sempat viral dan mengganggu aktivitas pasar.

Manajer Humas Perumda Pasar Jaya, Topik Hidayatulloh menjelaskan bahwa armada yang disewa terdiri dari 19 truk tronton berkapasitas 20 ton per unit dan 1 truk typher berkapasitas 12 ton. Dengan tambahan armada ini, penanganan sampah ditargetkan rampung dalam waktu 10 hingga 12 hari.

"Kami terus berkoordinasi secara intensif dengan instansi terkait untuk memastikan seluruh tumpukan sampah segera teratasi,” ungkapnya, Kamis, 2 April 2026.

Baca Juga: Tembok TPS Pasar Induk Kramat Jati Roboh, Warga Keluhkan Sampah Menggunung dan Bau Menyengat

Tembok pembatas di Tempat Penampungan Sementara (TPS) Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, roboh diduga akibat tekanan tumpukan sampah yang menggunung, Rabu (1/4/2026).  <b>(Antara/Siti Nurhaliza)</b> Tembok pembatas di Tempat Penampungan Sementara (TPS) Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, roboh diduga akibat tekanan tumpukan sampah yang menggunung, Rabu (1/4/2026). (Antara/Siti Nurhaliza)

Baca Juga: Pramono Klaim Tumpukan Sampah Jakarta Belum Semua Terselesaikan, Tapi Mulai Berkurang

Sebelumnya, kawasan Pasar Induk Kramat Jati sempat menjadi sorotan publik akibat penumpukan sampah yang mencapai sekitar 6.970 ton, setara dengan lebih dari 400 truk tronton. Kondisi ini dipicu oleh kendala teknis dalam penyediaan armada pengangkut sejak awal Maret 2026, yang berdampak pada terganggunya sistem pengelolaan sampah di lokasi tersebut.

Selain pengerahan truk tambahan, Perumda Pasar Jaya juga melakukan perbaikan tembok belakang pasar yang mengalami kerusakan dan penertiban dan screening sampah untuk mengontrol alur pembuangan.

Untuk solusi jangka pendek, Pasar Jaya tengah memproses pengadaan 5 unit truk sampah mandiri dengan kapasitas 16 meter kubik per unit yang ditargetkan beroperasi pada akhir April 2026.

Sementara dalam jangka panjang, perusahaan juga menyiapkan penerapan teknologi pengolahan sampah modern, seperti Thermal hydrolysis dan sistem MASARO (Manajemen Sampah Zero).

x|close