2 Prajurit TNI Terluka di Lebanon Dirawat di Beirut, TNI Tunggu Hasil Investigasi UNIFIL

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 1 Apr 2026, 16:37
thumbnail-author
Winny
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI Mayjen TNI Aulia Dwi Nasrullah. ANTARA/Walda Marison/aa. Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI Mayjen TNI Aulia Dwi Nasrullah. ANTARA/Walda Marison/aa. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Mabes Tentara Nasional Indonesia, Aulia Dwi Nasrullah, memastikan dua prajurit TNI yang terluka saat menjalankan misi perdamaian di Lebanon Selatan telah mendapatkan penanganan medis di rumah sakit wilayah Beirut.

"Dua prajurit mengalami luka yaitu Lettu Inf Sulthan Wirdean Maulana dan Praka Deni Rianto sudah dievakuasi dan dalam penanganan medis di Rumah Sakit St. George Beirut, Lebanon," kata Aulia dalam keterangannya di Jakarta, Rabu, 1 April 2026.

Meski demikian, Aulia tidak merinci jenis luka yang dialami kedua prajurit tersebut. Ia hanya menegaskan bahwa kondisi mereka terus dipantau untuk memastikan keselamatan dan proses pemulihan berjalan optimal.

Insiden tersebut terjadi saat personel TNI dari Tim Escort Kompi B Satgas Yonmek XXIII-S/UNIFIL yang tergabung dalam East Mobile Reserve (SEMR) mengawal konvoi kendaraan United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) di wilayah Lebanon Selatan pada Senin, 30 Maret 2026.

Baca Juga: Di Rapat PBB, Indonesia Sampaikan Duka dan Amarah 285 Juta WNI atas Gugurnya Personel TNI di Lebanon

Konvoi tersebut bergerak dari Mako Sektor Timur UNIFIL United Nations Post (UNP) 7-2 menuju Mako Satgas Yonmek TNI Konga XXIII-S/UNIFIL di UNP 7-1.

"Insiden terjadi di tengah eskalasi konflik tinggi, di mana terjadinya ledakan pada kendaraan yang mengakibatkan gugurnya dua prajurit TNI," kata Aulia.

Akibat ledakan tersebut, dua prajurit TNI gugur, yakni Zulmi Aditya Iskandar dan Muhammad Nur Ichwan, sementara dua lainnya mengalami luka-luka.

Baca Juga: Panglima TNI Pastikan Hak dan Masa Depan Keluarga Prajurit Gugur di Lebanon Terjamin

TNI saat ini masih menunggu hasil investigasi dari pihak UNIFIL untuk mengetahui penyebab pasti ledakan tersebut.

"Untuk mengetahui penyebab insiden tersebut UNIFIL saat ini sedang melaksanakan investigasi, TNI juga terus memonitor perkembangan situasi serta menyiapkan langkah-langkah kontijensi dihadapkan pada dinamika di Daerah Misi Lebanon," tutup Aulia.

Dengan kejadian ini, total tiga prajurit TNI dilaporkan gugur dalam pelaksanaan misi kemanusiaan di Lebanon dalam beberapa waktu terakhir.

(Sumber: Antara)

x|close