Ntvnews.id, Jakarta - Tiga anak di Aceh Timur, Aceh tewas pada Senin, 23 Maret 2026. Mereka meninggal dunia usai menyeberang alur laut di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Kuala Peudawa, Kecamatan Pedawa, saat air pasang.
Tiga korban antara lain Naura (13), warga Dusun Tepi Sungai; M Afdal (8), dan Aliya (12), keduanya warga Dusun Sematok. Satu korban yang masih dalam pencarian adalah Agustina (13), warga Dusun Sematok, Desa Alue Itam, Kecamatan Peudawa, Kabupaten Aceh Timur.
Sementara Rafi (10), warga Dusun Sematok selamat karena tidak ikut meyeberang.
Menurut Kapolres Aceh Timur AKBP Irwan Kurniadi, peristiwa tragis itu menimpa lima pelajar warga Desa Alue Itam sekitar pukul 11.00 WIB. Insiden bermula saat kelima korban hendak menyeberangi alur perairan di kawasan tersebut.
Tapi, hanya empat orang yang nekat menyeberang, sementara seorang lainnya memilih tak ikut. Kala berada di tengah alur, kondisi air laut yang dalam disertai arus pasang membuat keempat pelajar itu kesulitan.
Mereka diketahui tak mampu berenang sehingga akhirnya tenggelam.
"Saya sudah perintahkan satuan polisi air dan udara (Pol Airud) untuk melakukan pencarian korban," kata Irwan, Selasa, 24 Maret 2026.
Tapi hingga Senin sore, korban belum ditemukan. Hingga kini polisi terus melakukan pencairan terhadap korban hilang bersama tim gabungan dari SAR, BPBD dan nelayan di Kabupaten Aceh Timur. Sementara korban tewas, diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman.
Tiga bocah tewas tenggelam di Aceh. (Instagram)